Suara Denpasar – Beredar kabar Indonesia kibarkan bendera perang lantaran Jokowi sudah murka terhadap satu negara.
Kabar tersebut menyebutkan Presiden Jokowi sampai perintahkan TNI untuk menjemput paksa WNI yang berada di negeri Sakura, benarkah?
Kabar itu disebarkan oleh kanal YouTube JAGAT NUSANTARA pada Kamis, 13 Juli 2023 dengan video berdurasi 8 menit 24 detik dan sudah ditonton 58 ribu kali sejak 23 jam waktu pengunggahan.
Video itu disebar dengan judul ‘Musuh Lama RI Turun Tangan, Jokowi Murka Perintahkan TNI Jemput Paksa WNI di Negeri Sakura’, dilansir Suara Denpasar pada Jum’at, (14/7/2023).
Selain itu, pada thumbnail video juga dituliskan ‘Indonesia Kibarkan Bendera Perang’.
Lantas benarkah kabar tersebut? Tim Suara Denpasar melakukan penelusuran guna mendapatkan fakta sesungguhnya.
CEK FAKTA
Setelah ditelusuri, video itu menayangkan cuplikan video tentara-tentara yang sedang berbaris dan sedang latihan, diiringi dengan pernyataan sang narator yang menggambarkan seolah suasana sedang mencekam.
“Bahaya Jepang siap bentuk kapal selam nuklir untuk Australia,” ucap sang narator tanpa bukti dan sumber yang valid.
Baca Juga: Awas Pak Jokowi, Jebakan Betmen Gibran Calon Wakil Presiden Prabowo
Sampai akhir video itu ditayangkan, tidak ditemukan bukti dan sumber kredibel yang membuktikan bahwa Indonesia sudah kibarkan bendera perang.
Ditelusuri melalui situs resmi setkab.go.id, presidenri.go.id, dan kemenlu.go.id tidak ditemukan informasi Indonesia mengibarkan bendera perang.
Dilihat dari kanal YouTube Sekretariat Presiden juga tidak ditemukan bukti Jokowi perintahkan TNI jemput WNI di negeri Sakura atau Jepang karena berkonflik.
Dikutip dari antaranews.com, sampai saat ini hubungan antara Indonesia dan Jepang atau negeri Sakura sangat baik. Bahkan kedua pihak bekerja sama dalam urusan ekonomi.
KESIMPULAN
Hasil penelusuran menunjukan bahwa berita tersebut adalah berita bohong, provokatif dan dapat dikategorikan sebagai berita hoax. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Pep Guardiola Tak Mau Ikut Campur Cari Penggantinya di Manchester City
-
Persib, Ekstase Kecil di Zaman yang Tak Mudah
-
Kronologi Penjual Sate Diamuk Warga di Makassar, Polisi Sampai Kewalahan
-
Isu Wabah Ebola, Kongo Tolak Permintaan Isolasi 21 Hari Jelang Piala Dunia 2026
-
Gelandang Manchester City Kasih Selamat Eliano Reijnders Bawa Persib Bandung Juara Super League
-
Berapa Durasi Film Pesta Babi yang Tayang Gratis di YouTube?
-
Morten Hjulmand Merasa Terhormat Dikaitkan dengan Real Madrid
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Listrik Sumatera Padam, Begini Cara Ajukan Kompensasi Pelanggan PLN
-
Tristan Gooijer Kedapatan Liburan di Bali, Sinyal Positif Naturalisasi Timnas Indonesia?