Suara Denpasar - Masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace akan segera berakhir pada 5 September 2023 mendatang. Selanjutnya Bali akan dipimpin oleh Penjabat (Pj) Gubernur Bali.
Informasi berakhirnya masa jabatan Wayan Koster dan Cok Ace itu disampaikan oleh Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama dalam rapat Paripurna ke 33 di Gedung DPRD Provinsi, Senin (24/7/2023).
"Mengumumkan bahwa masa jabatan Dr. Ir. Wayan Koster, M.M., dan Profesor Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si., masing-masing sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur masa jabatan 2018-2023 akan berakhir pada tanggal 5 September 2023," ucap Wiryatama saat membacakan SK pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur Bali masa jabatan 2018-2023.
Terkait hal itu, Wayan Koster mengatakan akan menikmati masa-masa sebelum pemilu 2024 di kampung halamannya di Singaraja, Bali. Sebab dia berkeinginan untuk maju lagi di pilgub Bali 2024.
"Kan berakhir 5 September 2023 setelah itu ya di kampung, santai dulu, istirahat dulu" imbuhnya.
Namun begitu, Wayan Koster tidak akan benar-benar bersantai, sebab sebagai kader sekaligus ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali dia mengatakan akan fokus pada pemilihan legislatif dan pemilihan presiden pada pemilu 2024. Tentunya dia akan sibuk mengurus kemenangan PDI Perjuangan di Bali.
"Pemilu legislatif dulu, pilpres dulu, tugasnya itu dulu dijalankan, fokus itu dulu," tambahnya.
Ketika ditanya apakah saat bersantai di kampung sambil memikirkan strategi pada Pilgub 2024, dia mengatakan tergantung keputusan partai. Yang jelas Koster sendiri siap maju pada Pilgub Bali 2024.
"Kan nanti, tergantung penugasan partai, mohon doa restunya untuk periode yang kedua," tandas Koster. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
DPRD Provinsi Berhentikan Wayan Koster sebagai GubernurBali
-
Kontrol Kelakuan Wisman, Satgas Bali Becik Rilis Nomor Aduan, Catat Nomornya!
-
Mangkrak, Begini Nasib Tol Gilimanuk-Mengwi di Akhir Jabatan Wayan Koster
-
Pungutan Rp150 Ribu untuk Wisman Sudah Pas, Gubernur Bali Wayan Koster Pastikan Tidak Ada Perubahan
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Hasil BRI Super League: Laga Sengit, PSIM Yogyakarta Tahan Persik Kediri
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Climax, Drakor Comeback Ha Ji Won Setelah 4 Tahun Bareng Ju Ji Hoon
-
4 Parfum Aroma Manis Unisex untuk Hadiah Valentine, Romantis dan Berkesan!
-
Dari Palestina hingga Catalan Merdeka, Deretan Sikap Politik Pep Guardiola yang Jadi Sorotan
-
Atap Stadion Pakansari Rusak Diterpa Angin Kencang, Ada Korban Luka
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan
-
Sinopsis 5 Film di Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini, Masih Didominasi Horor
-
Santri Demo Kejari Gresik, Buntut Pengasuh Ponpes Ditahan dan Jadi Tersangka Korupsi