Suara Denpasar - Bali merupakan salah satu pulau yang kental dengan tradisi Hindu. Namun bagaimana jika terdapat Kampung Islam di sana?
Siapa yang tidak mengenal Bali? Banyak Pura berdiri tegak di Pulau Dewata. Namun tahukah jika di Bali ada juga Kampung Islam yang dulunya menjadi pemukiman untuk 40 prajurit Majapahit. Melansir dari YouTube Humas BNPT, tak disangka-sangka, kawasan tersebut ternyata merupakan sebuah Kampung Islam kuno di Bali yang tegak berdiri.
Terdapat pula sebuah masjid yang berdiri kokoh di Desa Gelgel bernama Masjid Nurul Huda yang dibangun pada tahun 1462 dan menjadi masjid pertama di Pulau Bali.
Toleransi beragama yang terjadi di kampung tersebut juga patut diacungi jempol terutama toleransi yang dilakukan antara umat Hindu dan Islam di kampung unik tersebut yang tetap terjalin dengan baik hingga saat ini. Bentuk toleransi yang ada dapat dilihat dari sebuah budaya atau tradisi yang diberi nama Megibung.
Tradisi Megibung adalah kegiatan makan yang dilakukan dengan wadah yang sama, atau yang disebut dengan sagi. Tradisi Megibung dijalankan setiap bulan ramadhan pada hari kedua puluh yang diselenggarakan di masjid kampung.
Sagi dapat diisi dengan lauk pauk dengan nasi, tidak lupa juga disajikan dengan air mineralnya maupun kerupuk. Diberi tutup pada bagian atasnya dengan tutup saji maupun sekotak kurma di atasnya.
Tradisi tersebut juga menjadi penghilang jarak sosial, sehingga warga yang berpartisipasi bisa menuangkan pikiran dengan mudah.
Raja Klungkung juga sering hadir pada acara tersebut walaupun tidak terlihat.
Tradisi unik ini sudah berlangsung sejak ratusan tahun yang lalu.
Baca Juga: Golose, Polisi yang Ditakuti Preman di Bali Kini Bergelar Profesor
Permukiman tersebut berlokasi di Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, pulau Dewata Bali.
Konon, Raja Gelgel I dahulunya sempat mengunjungi Majapahit yang waktu itu dipimpin oleh Raja Hayam Wuruk.
Raja Gelgel memiliki maksud menjalankan kegiatan konferensi kerajaan dari seluruh penjuru Nusantara.
Pada perjalanan pulang, Raja Gelgel tak sendiri ia bersama dengan 40 prajurit dari Majapahit yang memiliki agama Islam. Raja Gelgel memberikan 40 prajurit berupa hadiah tanah yang sekarang ini dikenal dengan nama Desa Gelgel.
Tetapi, kebanyakan dari prajurit tersebut telah meninggalkan kawasan ini, bahkan beberapa orang menduga para prajurit tersebut kembali ke tanah Jawa.
Desa Gelgel menjadi salah satu destinasi rohani yang berdiri tegak di Pulau Dewata Bali hingga sekarang ini. Uniknya lagi walaupun dikenal sebagai kampung Islam kuno, namun mayoritas penduduk Desa Gelgel sekarang beragama Hindu. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement