Suara Denpasar – Hasil inspeksi yang dilakukan oleh FIFA dari akhir Juli hingga awal Agustus telah memberikan beberapa penilaian penting terkait dengan beberapa stadion yang akan menjadi venue pertandingan. Berdasarkan hasil tersebut, tampaknya Jakarta International Stadium (JIS) mendapat sorotan khusus, terutama terkait rumput.
Pada tanggal 9 Agustus 2023, sejumlah tokoh penting termasuk Ketua PSSI, pemerintah, walikota, dan bupati tuan rumah Piala Dunia U-17 2023, berkumpul untuk menggelar rapat persiapan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Rapat ini memberikan gambaran lebih jelas tentang status persiapan turnamen sepak bola dunia yang sangat dinantikan.
Dalam penilaian FIFA, terdapat perbandingan yang menarik antara kondisi rumput di Jakarta International Stadium (JIS) dengan tiga stadion lainnya.
Stadion Manahan di Solo dan Si Jalak Harupat di Bandung telah dinilai secara positif dan secara umum dianggap layak sebagai venue pertandingan. Namun, di Surabaya, terdapat catatan terkait area parkir di sekitar Gelora Bung Tomo yang masih perlu diaspal.
Namun, sorotan terbesar jatuh pada JIS. Penilaian FIFA menunjukkan bahwa rumput di JIS membutuhkan perbaikan. Selain itu, rencana modifikasi rumput juga disusun untuk memastikan bahwa kondisi lapangan memenuhi standar FIFA.
Oleh karena itu, pemerintah berencana untuk melakukan sejumlah langkah perbaikan, termasuk membangun jembatan penyeberangan sepanjang 430 meter yang menghubungkan tempat parkir di Ancol dengan JIS.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa persiapan telah mengerucut dan sesuai dengan hasil inspeksi FIFA. Prioritas pemerintah adalah memastikan bahwa seluruh langkah persiapan berjalan sesuai rencana, termasuk peresmian keputusan dan instruksi presiden sebagai jaminan dan kontrak pelaksanaan Piala Dunia U-17 di Indonesia.
Erick Thohir, Ketua PSSI, juga mengungkapkan optimisme terkait persiapan turnamen ini. Dalam pernyataannya, ia mengatakan bahwa Piala Dunia U-17 di Indonesia adalah sesuatu yang diharapkan dan diwujudkan dengan keyakinan.
Tanggal 25 Agustus dijadwalkan sebagai kunjungan berikutnya oleh FIFA untuk meninjau kemajuan persiapan Piala Dunia U-17 di Indonesia.(*/Rizal)
Baca Juga: Tampilkan Luffy Gear 5, PSIS Semarang Masih Kalah, Barisan Depan Mandul Tanpa Carlos Fortes
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas
-
Cinta Terbentur Visa: Pria Singapura yang Jadi Petani di Tanggamus Kini Terancam Deportasi
-
Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Perempuan Harus Terus Membuktikan Diri: Tanda Emansipasi Setengah Jalan?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?
-
Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch
-
Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni