Suara Denpasar - Perhelatan Piala Dunia U-17 akan segera bergulir tak lama lagi, PSSI pun mulai membenahi stadion yang bakal digunakan sebagai venue. Salah satunya ialah Jakarta International Stadium (JIS).
Terbaru kini, JIS kabarnya sudah mulai stitching alias menjahit rumput di stadion tersebut agar layak digunakan sebagai venue. Tak main-main, perbaikannya pun langsung dikerjakan ahli dari FIFA.
Informasi seputar perbaikan rumput di JIS ini tersebar dari kanal YouTube Mata PROYEK pada Sabtu (12/8/2023).
"KEREN!! STICING RUMPUT JIS DIMULAI, DIKERJAKAN AHLI FIFA, PIALA DUNIA U-17, UPDATE STADION JIS," tulis pengunggah pada judul video, sebagaimana dilansir Suara Denpasar, Senin (14/8/2023).
Sontak saja, video berdurasi 4 menit 54 detik itu ramai dan telah ditayangkan lebih dari 30 ribu kali. Namun, benarkah informasi tersebut?
Cek Fakta:
Setelah ditelusuri, video itu rupanya hanya mengabarkan bahwa rumput stadion JIS batal diganti. Namun, akan tetap diperbaiki dengan cara di-pitch stitching atau dijahit ulang.
Narator menyebut, hal ini diungkapkan Menpora RI Dito Ariotedjo beberapa waktu lalu.
"FIFA sudah menunjuk konsultan rumput dari Australia. Dan JIS itu akan diubah rumputnya di-pitching stitching (jahit) ulang," kata Dito yang dinarasikan dalam konten tersebut.
Baca Juga: Tanggapan Santai Anies Baswedan Saat Ketua Umum PSSI Erick Thohir Soroti Rumput JIS
Sementara itu, dilansir dari laman resmi PSSI, FIFA diketahui memang akan mendatangkan ahli rumput dari Australia. Namun, mereka baru kembali ke Indonesia pada 26 Agustus 2023 mendatang. Sehingga, rumput di JIS dapat dipastikan belum mulai diperbaiki lantaran FIFA sendiri belum datang ke Indonesia.
Oleh sebab itu, kabar mengenai JIS yang sudah mulai jahit ulang rumputnya dan digadang-gadang langsung dikerjakan ahli FIFA merupakan berita yang salah atau disinformasi. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability