Suara Denpasar – Meski belum melalui proses naturalisasi, namun pemain keturunan Indonesia - Belanda Luca Everink mengakui kecintaan suporter Indonesia terhadap Timnas Indonesia cukup tinggi.
Hal tersebut ia sampaikan saat wawancara yang diunggah oleh YouTube channel Yussa Nugraha.
Luca melihat, atmosfir suporter Indonesia begitu besar, terlebih saat mendukung Timnas Indonesia melawan Argentina pada FIFA Match Day Juni lalu.
“Saat itu banyak sekali suporternya sangat spesial melihatnya,” ujar Luca.
Tak hanya terpukau dengan jumlah suporter yang besar, Luca Everink juga memberikan apresiasi positif untuk kerja keras Timnas Indonesia, meski kalah 2-0 dari Argentina.
“Argentina tentu tim yang sangat bagus. Mungkin uji coba sedikit beda. Tapi menurutku timnas Indonesia tidak membiarkan Argentina bermain permainannya begitu saja. Mereka berjuang, fight dengan baik. Timnas Indonesia tidak berpikir kalau itu match uji coba. Mereka berpikir kita harus berikan semuanya. Menurutku itu sangat bagus,” kata Luca dikutip dari YouTube Yussa Nugraha (14/8/2023).
Tak hanya itu, Luca Everink juga mengaku terbuka dengan tawaran dari federasi sepakbola Indonesia bila memintanya untuk bergabung di Timnas Indonesia.
“Karena juga aku ingin ke Indonesia. Aku tentu ingin liburan kesana tapi mungkin juga bisa mencoba bermain, tinggal disana dan juga belajar lebih kultur Indonesia. Dan juga mengenal lebih suporternya. Jadi aku ada memikirkan itu juga. Tapi untuk sekarang aku masih ingin bermain disini. Tapi kita tidak tahu nantinya,” katanya.
Selain Luca Everink, pemain naturalisasi yang baru saja debut bersama Timnas Indonesia Rafael Struick juga merasakan imbas dramatis dari adanya suporter dan penggemar sepakbola Indonesia.
Bahkan media Belanda menyebutnya sebagai seorang pemain ‘superstar’. Kabar tentang popularitasnya yang meroket tidak hanya di Belanda, tetapi juga di Indonesia, telah menjadi sorotan utama dalam berita-berita olahraga.
Pada sesi wawancara dengan Media Belanda, Struick mulai merasakan dampak kepopulerannya ketika bersama ayahnya pergi makan setelah pertandingan internasional.
“Kami ingin makan di mal, namun saya bahkan tidak bisa berjalan-jalan di sana,” cerita Struick tersebut dikutip dari omroep west. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
LPDB Kucurkan Rp47 Miliar, Dukung Proyek Fiber Optik Koperasi Pegawai Indosat
-
Beckham Putra Siap Bayar Kepercayaan John Herdman
-
realme 16 Series 5G Meluncur di Indonesia, Bawa Kamera 200MP dan Zoom Periskop Mulai Rp5 Jutaan
-
Terkuak! Rp1,2 Miliar Dana Korupsi Bibit Nanas Sulsel Dipakai Beli Mobil
-
10 Hari Penting Dalam Kalender Rahina Bali di Bulan Maret 2026
-
Adhisty Zara Menghilang dari Sinetron Beri Cinta Waktu, Ada Masalah Apa?
-
Doa 10 Malam Terakhir Ramadhan Lengkap, Sambut Malam Lailatul Qadar
-
Kapan Mulai Libur Sekolah Lebaran 2026? Catat Rincian Tanggal Merah Resmi
-
PAN Copot Fikri Thobari dari Jabatan Partai Usai Terjaring OTT KPK
-
Jelang Rilis Film Na Willa, Ryan Adriandhy Takut Bikin Penonton Anak-Anak Kecewa