Suara Denpasar - Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Ngurah Rai memberikan perhatian serius terhadap kasus bisnis ilegal yang melibatkan seorang pria Kroasia yang dikenal dengan inisial Petar BR atau Deda. Dalam respons terhadap informasi dari masyarakat, langkah awal pemanggilan dan pemeriksaan telah dilaksanakan.
Sementara itu, Tim Inteldakim terus bekerja keras untuk mengumpulkan bukti tambahan guna menguatkan kasus ini sebelum melanjutkan proses hukum lebih lanjut.
Putu Suhendra, perwakilan dari Komunikasi Imigrasi Ngurah Rai, mengklarifikasi bahwa pemanggilan lebih lanjut akan dilakukan setelah bukti-bukti ini terkumpul. Pernyataan tersebut disampaikan pada Jumat, 18 Agustus.
Pada tahap pemeriksaan awal, Deda mengklaim bahwa tindakan yang dilakukannya hanya berkaitan dengan permintaan bantuan dari istrinya untuk mempromosikan layanan sewa-menyewa kamar vila serta renovasi vila di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung. Ia mengklaim bahwa istrinya memiliki keterbatasan waktu yang membuatnya harus bertindak atas nama sang istri.
Namun, meski klaim ini telah diajukan, tim penyelidik tetap berupaya mencari bukti-bukti lain yang dapat menguatkan dugaan adanya bisnis ilegal yang dijalankan oleh Deda di Bali. Putu Suhendra menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan pernyataan yang menyiratkan pembebasan Deda dari tuduhan.
"Saat ini kami masih dalam tahap melengkapi bukti. Proses ini sedang berjalan dan tim kami sangat berhati-hati dalam menghadapi kasus oknum WNA yang diduga terlibat masalah," ungkap Putu Suhendra dengan tegas.
Sebagai bagian dari langkah-langkah penyelidikan, telah dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pemegang paspor dengan nomor O342908XX yang diduga terlibat dalam bisnis ilegal di Bali. Putu Suhendra menambahkan, "Setelah bukti-bukti terkumpul, kami akan mengambil tindakan tegas. Kami memerlukan waktu untuk memastikan semua bukti terpenuhi."
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, seorang pria asal negara Balkan dengan bentuk tanahnya menyerupai bulan sabit, yang terletak di persimpangan Eropa Tengah dan Tenggara, kini terlibat dalam situasi rumit. Pria ini memiliki istri berkebangsaan Indonesia dengan inisial Sri Su, dan keduanya tinggal di salah satu vila di kawasan Batu Bolong, Kuta Utara.
Diketahui bahwa pria tersebut aktif mempromosikan layanan sewa-menyewa kamar vila serta renovasi vila di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung. Informasi mengenai tindakan Deda ini saat ini tengah diusut oleh pihak Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Ngurah Rai.
Baca Juga: Bule Australia Mengaku Diperas Rp15 Juta oleh Imigrasi, Kemenkumham Bali: Kita Bisa Lihat CCTV
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
28 Kode Redeem FC Mobile 3 April 2026: Temukan Telur Paskah Berhadiah Permata dan Draft Gratis
-
Suara dari Sungai Ciliwung: Ketika Warga Menggantikan Peran Negara
-
5 Kebijakan WFH Paling Nyeleneh di Dunia Imbas Perang, Indonesia Tak Ada Apa-apanya
-
Teknologi New Veloz Hybrid yang Perlu Pengguna Pahami
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Kisah di Balik Golgota: Memahami Injil Matius sebagai Narasi Agung Sang Mesias.
-
7 Film Baru dari Palari Films, Gandeng Iqbaal Ramadhan hingga Hindia
-
Ritual Laut Semana Santa Warnai Jumat Agung di Larantuka
-
Jangan Salah Paham! Ini Beda Skandal Dokumen Malaysia vs Paspoortgate Pemain Timnas Indonesia
-
Jarang Diketahui! Cara Hemat Naik LRT & MRT Jakarta, Bisa Irit Ratusan Ribu Sebulan