Suara Denpasar - CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi secara pribadi mengucapkan terima kasih pada striker andalannya Gali Freitas. Sontak netizen ingin Gali diangkat jadi karyawan tetap di klub tersebut.
Nama Gali Freitas menjadi sorotan pecinta sepak bola tanah air, khususnya fans PSIS Semarang berkat performa apik selama awal musim Liga 1 Indonesia.
Gali Freitas didatangkan oleh manajemen PSIS Semarang untuk mengisi jatah pemain dari kawasan ASEAN. Namanya juga cukup familiar di Indonesia karena pernah merepotkan lini pertahanan Timnas Indonesia saat gelaran Piala AFF 2018.
Pemain asal Timor Leste ini juga tak lepas dari kontroversi. Ia duga pernah memalsukan umur saat turnamen tersebut. Ada dua versi umur Gali yang saat itu muncul. yakni kelahiran 31 Desember 2004 dan 31 Desember 1994.
Isu itu juga sempat jadi bahan gunjingan saat ia sudah bergabung dengan Laskar Mahesa Jenar. Namun siapa sangka, Gali berhasil menunjukan penampilan debutan yang gemilang dan menjadi salah satu pemain yang bisa diandalkan.
Di laga perdananya, Gali Freitas langsung berhasil mencatatkan namanya di papan skor saat PSIS Semarang menjamu Bhayangkara FC. Padahal saat itu Gali hanya dimainkan sebagai pemain cadangan.
Aksinya itu berhasil memikat hati dua kelompok suporter PSIS, Snex dan Panser Biru.
Melansir Suara.com, CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi secara pribadi juga mengungkapkan rasa bangganya dan mengucap terima kasih lewat unggahan Instagram.
"Terima kasih @galifreitas21. Senyumnya Delvin penuh makna ya....Semangat terus @psisfcofficial , terus kerja keras hingga tercapai cita cita kita semua," tulis Yoyok Sukawi dalam sebuah unggahannya di Instagram pribadinya.
Baca Juga: Dihantam Pelanggaran Keras, Wonderkid Milik Persib Bandung Justru Punya Motivasi Lebih
Sontak saja, para pendukung klub asal kota lumpia ini memberi juga dukungan agar Gali bisa lebih lama lagi bermain di PSIS.
Gali Freitas mainnya konsisten Pah... Perpanjang sampe 2032," kata akun @ilhamjuan_56
Bahkan saking senangnya dengan permainan Gali, ada juga yang meminta Yoyok Sukawi untuk menjadikan Gali Freitas sebagai karyawan tetap di PSIS Semarang.
"Gali Freitas Diangkat Karyawan tetap bos," tulis akun @ultimategaruda.
Komentar itu pun direspon langsung oleh Yoyok Sukawi dengan emoticon senyum.
Banyak yang mengaitkan kalau postingan Yoyok tersebut adalah kode untuk Gali Freitas dapat lampu hijau perpanjangan kontrak di PSIS Semarang. Jika benar, tentu ini jadi kabar baik bagi fans klub tersebut. (*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Biaya Admin Marketplace Naik, Pengusaha Fashion Online 'Tercekik' Andalkan Bazar Offline
-
Profil Ahmad Syah Farhan, Bos Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah
-
Gara-gara Bastian Steel, Kita Sadar Gombalan Bocah 2010-an Itu Sangat Genius
-
Manager Hiburan Malam di Tanjungpinang Jadi Tersangka Pengeroyokan Polisi
-
Sebelum Umumkan Menikah dan Hamil, Adhisty Zara Sempat Mundur dari Sinetron karena Alasan Kesehatan
-
Biaya Kuliah Universitas Muhammadiyah Palembang 2026, Cek UKT Semua Jurusan dan Kedokteran
-
Pembenahan Struktur Pengawasan BUMN Dapat Dukungan Pengamat, Efisiensi Jadi Fokus Utama
-
Penguatan Good Corporate Governance di BUMN Dinilai Mampu Tingkatkan Kinerja dan Akuntabilitas
-
Transformasi Tata Kelola BUMN Dinilai Positif dengan Perkuat GCG and Efisiensi
-
Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi