Suara Denpasar - Ketegangan memanas menjelang pertandingan sengit antara Persebaya dan Arema FC pada tanggal 23 September 2023. Alasan utama di balik ketegangan ini adalah keputusan Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) yang meminta Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) untuk tetap steril hingga Piala Dunia U-17 selesai pada tanggal 2 Desember mendatang.
Keputusan ini memicu reaksi keras dari kelompok suporter Persebaya, yang dikenal sebagai Bonek yang menolak keras keputusan ini. Mereka memandang bahwa pertandingan melawan Arema FC adalah salah satu laga yang paling dinanti.
Oleh karena itu, Bonek ingin memastikan bahwa pertandingan Persebaya vs Arema FC dapat dilakukan di kandang mereka sendiri, yaitu Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya.
Melalui akun Instagram @persebayafans.27, mereka telah mengumumkan rencana mereka untuk melakukan aksi damai pada tanggal 19 September 2023 di depan Taman Bungkul Surabaya. Aksi ini dilakukan dengan tujuan untuk menyoroti keinginan mereka agar pertandingan antara Persebaya dan Arema FC dapat digelar di Stadion GBT.
Tidak hanya melalui aksi damai, Bonek juga mengancam untuk melakukan boikot terhadap Piala Dunia U-17 jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.
Reaksi ini tercermin dalam komentar yang ramai di akun Instagram resmi Kementerian PUPR.
“BOIKOT PILDUN SURABAYA,” ujar akun IG @rivandafami.
“Piala dunia bocil ae kok gawe stadion utama meskipun negara lain ada pildun bocil ya gak mengganggu klub di negara tersebut... pildun bocil biasanya pakai stadion kelas 2 yg ada di negara tersebut,” ujar akun IG @armanto91.
Pihak berwenang dan pihak terkait masih terus berupaya mencari solusi yang dapat memenuhi harapan para suporter sambil tetap menjaga keamanan dan kelancaran Piala Dunia U-17.(*/Rizal)
Baca Juga: Cetak Gol Perdana di Liga 1 23/24, Striker Persik Kediri Senilai Rp1,3 M Sebut Rasanya Hambar
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru
-
Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit