Suara Denpasar - Ada banyak tempat wisata di Bali yang konsepnya menyerupai konsep wisata di luar negeri. Misalnya di Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali yang mendesain penginapan Lodgeinthewoods seperti di Swiss.
Ternyata tak hanya di Tabanan, Kabupaten Karangasem juga memiliki tempat wisata yang menyerupai luar negeri. Yaitu Taman Wisata Edelweiss yang memiliki satu kincir angin besar di antara hamparan bunga Edelweiss.
Kincir angin di taman Edelweiss itu membuat pengunjung merasa seperti di Belanda atau yang dikenal sebagai negeri kincir angin.
Akses menuju lokasi taman Edelweiss Bali cukup mudah. Sebab jaraknya hanya sekitar 2,5 KM dari Pura Besakih.
Harga tiket untuk masuk ke taman Edelweiss Bali dibedakan menjadi 4 kategori, yaitu wisatawan asing Rp. 40.000, wisatawan domestik Rp. 30.000, warga lokal (Bali) Rp. 20.000 dan anak-anak Rp. 10.000.
Demgan harga tiket yang terbilang cukup murah itu, para pengunjung bisa langsung menikmati sejumlah spot foto dan fasilitas yang tersedia di sana.
Seperti bingkai love, ayunan, papan nama ikonik, kincir angin Belanda, jembatan layang dari kayu, dua gardu pandang yang ada di ujung jembatan kayu. Dari sana pengunjung bisa melihat lautan bunga Edelweiss dan jenis bunga lainnya yang dibudidaya di sana.
Selain itu, taman Edelweiss berada persis di bawah kaki gunung Agung, sehingga semakin menambah gairah wisata di sana. Para pengunjung bisa langsung berfoto dengan latar belakang gunung Agung.
Menariknya, keseluruhan bangunannya menggunakan bambu, kayu, dan jerami, sehingga menambahkan kesan eksotis.
Baca Juga: PSSI-nya Brunei Darussalam Terancam Sanksi FIFA, Pertandingan Lawan Timnas Indonesia Terpaksa Batal?
Selain spot-spot foto Instagramable tersebut, tersedia sejumlah fasilitas seperti, parkir yang luas, toilet, dan warung-warung makanan khas Bali di sekitar area wisata taman Edelweiss.
Taman Edelweiss dibuka setiap hari dari pukul 08.00 - 18.00 WITA.(Rizal/*)
Berita Terkait
-
Banyak Bule Nakal, I Wayan Wisesa dan APOA Bantu Imigrasi Bali Tekan Pelanggaran WNA
-
Klub Eropa Unggah Pemain Timnas Indonesia, Ucapkan Terima Kasih, Netizen Indonesia Langsung Bereaksi
-
Peradi SAI Pusat Bersurat ke Kapolri, Cium Tendensi Terlapor Penyegelan Kantor LABHI Bali Kebal Hukum
-
Hanya 13 KM dari Bandara Bali, Wisata Religi Terbaik, 5 Tempat Ibadah Tumbuh Mesra dalam Satu Komplek
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
iPhone Air Melejit! Penjualan Hampir 2x iPhone 16 Plus
-
Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas
-
Terkuak Sosok Fuad WNA Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori: Ternyata Penjual Parfum
-
Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini
-
Menyoal Tahanan Rumah Eks Menteri Agama Yaqut: Kenapa Begitu Istimewa?
-
Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia
-
29 Kode Redeem FC Mobile 24 Maret 2026: Jawaban Cerita Bangsa Hari Ini dan Klaim Pemain Gratis
-
Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan
-
Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi
-
Versi Pelaku, Bunuh Cucu Mpok Nori di Malam Takbiran Gegara Cemburu