/
Senin, 02 Oktober 2023 | 20:42 WIB
Ajak Guru Produktif Menulis, Dosen UM Gelar Pelatihan Menulis Karya Ilmiah Melalui Pendekatan Best Practice dalam Bentuk Buku Antologi (Dokumen Tim Dosen UM)

Suara Denpasar – Menulis karya ilmiah merupakan hal yang wajib dan jamak bagi guru sebagai wujud dari profesionalitas mereka dalam peningkatan mutu pendidikan.

Melalui karya tulis ilmiah yang disusun oleh guru diharapkan banyak ide atau gagasan terobosan baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan inovasi-inovasi baru pada kegiatan pembelajaran di sekolah.

Beberapa karya tulis ilmiah yang wajib ditulis oleh guru berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau artikel ilmiah yang diharapkan bisa terpublikasi di jurnal bereputasi dan terakreditasi.

Namun tak semudah membalikkan telapak tangan, seringkali menulis karya tulis ilmiah terasa menjadi pekerjaan yang berat bagi guru.

Entah dari manajemen waktu, pemahaman guru yang kurang akan sistematika penulisan karya ilmiah, dan kesulitan guru dalam mencari literatur sebagai bahan referensi tulisan.

Melihat permasalahan tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Malang (UM) menggelar pelatihan menulis karya ilmiah melalui pendekatan ATAP bersumber best practice dituangkan dalam buku antologi.

Diketuai oleh Dr. Raden Bambang Sumarsono, S.Pd, M.Pd dan juga beberapa akademisi lainnya yakni Dr. Sunarni, S.Pd, M.Pd, Dr. Asep Sunandar, S.Pd, M.AP, serta Desi Eri Kusumaningrum, S.Pd, M.Pd. Menggandeng SD Negeri Model Kota Malang sebagai mitra yang dilaksanakan hari Sabtu (30/9/2023) lalu.

Kegiatan pelatihan yang diberikan diharapkan mampu memantik motivasi dan semangat guru dalam menulis.

Melalui metode in-on-in, guru dibimbing mulai dari perumusan ide dan gagasan hingga praktis menulis karya ilmiah dari nol sampai menjadi karya tulis ilmiah yang utuh dalam bentuk draft buku antologi.

Baca Juga: Gacor! Pemain Keturunan Rp208,58 Miliar Milik Chelsea FC Ini Malah Tak Masuk Radar Naturalisasi PSSI

Pihaknya juga menambahkan, buku antologi kumpulan karya ilmiah yang telah ditulis guru-guru di SD Negeri Model Kota Malang dapat menjadi pelecut untuk terus konsisten dalam menulis.

Selain itu, melalui pendampingan yang intens dengan metode sederhana dapat lebih mudah diterima guru.

“Kegiatan pelatihan yang diberikan diharapkan menjadi pijakan bagi guru untuk terus konsisten dalam menulis artikel ilmiah. Terlepas dari kewajiban untuk menulis karya ilmiah, guru-guru juga terus produktif dalam menghasilkan karya-karya ilmiah baru,” tutur Raden Bambang.

Kepala SD Negeri Model Kota Malang, Dra. Anita Rosemaria, M.Pd merasa terbantu dengan kegiatan pelatihan yang diberikan dengan metode in-on-in.

Guru dapat memahami secara teoritis dan praktik dalam merancang dan menulis karya tulis ilmiah.

“Adanya materi pelatihan yang diberikan oleh tim pengabdian dosen UM membantu guru untuk bisa produktif menulis karya tulis ilmiah dengan cara yang sederhana dan mudah,” ujar Anita. (*/Rizal)

Load More