Suara Denpasar - Di balik keindahan alam tropis, keberagaman budaya, dan pesona sejarah yang memikat, Indonesia juga menyajikan pengalaman wisata yang tak kalah menggoda yaitu kopi.
Melansir dari ANTARA, sebagai salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia, Indonesia tidak hanya memanjakan mata dengan panorama alamnya yang memukau, tetapi juga merajut kisah yang mengundang pencinta kopi untuk menjelajahi keberagaman rasa dan aroma.
Wisata kopi di Indonesia bukan sekadar minum kopi di kafe-kafe nyaman, melainkan juga mengenai perjalanan mendalam ke dunia aroma dan kenikmatan yang melibatkan petani yang bersemangat, tradisi yang kaya, dan komunitas pencinta kopi yang tumbuh subur.
Kopi, merupakan salah satu potensi besar Indonesia yang seharusnya digali lebih dalam lagi sehingga mampu mendongkrak perekonomian masyarakat melalui pertanian, kedai atau warung, bahkan wisatanya.
Salah satu contoh nyata dari potensi kopi di Indonesia adalah melalui festival kopi, seperti Bali Coffee Katulistiwa Festival yang berlangsung pada 4-8 Oktober 2023.
Festival ini menjadi panggung bagi petani dan pebisnis kopi di Provinsi Bali untuk memperkenalkan kekayaan cita rasa kopi dari sentra-sentra kopi di Bali, seperti kopi arabika unik dari Kintamani yang dipadukan dengan rasa jeruk alami.
Dalam festival ini, kopi tidak hanya dipandang sebagai minuman, tetapi juga sebagai warisan budaya yang mempersatukan masyarakat. Festival kopi ini tidak hanya mengadakan kompetisi meracik kopi secara manual, tetapi juga menyajikan atraksi barista, uji kopi, talk show, musik, dan berbagai perlombaan lainnya.
Melalui festival tersebut, para pelaku bisnis kopi dari berbagai lapisan masyarakat hadir untuk mendukung dan meningkatkan mutu produk kopi Indonesia.
Dilansir dari Antara, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyatakan bahwa wisata kopi memiliki potensi besar untuk berkembang di Indonesia.
Baca Juga: M Aboe Talib Kopi Legendaris Berusia 83 Tahun, Jaraknya Cuma 1,5 KM dari Kantor Walikota Denpasar
Dalam hal tersebut, wisatawan tidak hanya diajak menikmati kopi khas Tanah Air, tetapi juga bisa mendapat pengalaman langsung berjalan-jalan di kebun kopi hingga mengetahui cara pengolahan yang menghasilkan kopi berkualitas.
Sandiaga, tatkala menghadiri peluncuran Wisata Kopi Kintamani di Bali (04/01/2023), mengungkapkan bahwa sangat memungkinkan adanya interaksi langsung antara wisatawan, pelaku pariwisata, dan petani lokal.
Dalam hal peluncuran paket wisata kopi itu, beliau juga menjelaskan bahwa inisiatif tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan wisatawan tentang kopi Indonesia dan sekaligus memberdayakan petani lokal.
Dalam konteks ini, melestarikan kopi tidak hanya tentang menjaga tradisi minum kopi, tetapi juga menjaga lingkungan dan mendukung ekonomi lokal.
Dengan menghadiri festival-festival dan mendukung inisiatif wisata kopi, kita dapat memberdayakan petani dan pebisnis serta meningkatkan kesadaran wisatawan tentang kekayaan kopi Indonesia. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123