Suara Denpasar – Berikut profil Wiljan Pluim, yang menjadi perbincangan usai dipecat oleh PSM Makassar.
Baru-baru ini, kabar menghebohkan suporter tanah air, usai pemecatan Wiljan Pluim oleh PSM Makassar.
Pemecatan ini terjadi karena Wiljan Pluim yang dianggap sudah tua, sehingga mengalami kesulitan untuk berlari dengan cepat di lapangan.
Terkait hal ini juga disampaikan oleh Founder Bosowa Corps yang juga menjadi sponsor utama bagi PSM Makassar.
Dalam hal ini, ia menerangkan bahwa Wiljan Pluim mengalami kesulitan untuk berlari, karena terpaut faktor usia.
“Pluim sudah tua, tidak bisa lari padahal dia center forward, dia berada di tengah, tidak bisa lari,” ungkapnya yang dikutip dari laman Suara Sulsel.
Hal ini memang turut menuai kritikan tajam dari warganet untuk PSM Makassar, karena dianggap tidak menghargai jasa dari Wiljan Pluim.
Apalagi, Wiljan Pluim dianggap telah menorah beragam prestasi untuk klub tersebut semenjak dirinya bergabung pertama kali di tahun 2016 lalu.
Dilansir dari laman suara.com, Wiljan Pluim memang telah berhasil meraih kemenangan dan mencetak gol sebanyak dua kali saat kontra Madura United.
Baca Juga: Wiljan Pluim Akhiri Kontrak dengan PSM Makassar, Netizen Murka!
Selain itu, dalam Liga 1 ia juga telah berhasil meraih 10 gol dan 9 assist dari 25 laga.
Prestasi yang ditoreh oleh Wiljan Pluim ini tentunya telah membuat banyak suporter jatuh hati padanya.
Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait Wiljan Pluim, berikut profil singkatnya yang dikutip dari laman transfermarkt:
Pemilik nama asli Willem Jan Pluim ini merupakan seorang pemain sepak bola kelahiran Zwolle, 4 Januari 1989 lalu.
Pria yang berusia 34 tahun ini telah bekerja sama dengan PSM Makassar semenjak 1 Agustus 2016 lalu, dengan masa kontrak pertama hingga 15 januari 2021.
Hingga akhirnya, kontrak tersebut diperpanjang oleh pihak PSM Makassar hingga 31 Desember 2025 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Wujud Komitmen Kepada Pemegang Saham
-
Comeback di Gim Kedua, Fajar/Fikri Satu-satunya Wakil yang Tembus Semifinal BAC 2026
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
BRI Umumkan Dividen Rp52,1 Triliun, Didukung Laba Rp56,65 Triliun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?
-
Liturgi dari Rahim Silikon
-
Harta Kekayaan Fahmi Adam Ketua DPRD Termuda, Pantas Dijuluki Tuan Tanah di Gowa