/
Senin, 09 Oktober 2023 | 15:00 WIB
Profil Wiljan Pluim, Pemain PSM Makassar yang Disebut Dipecat karena Faktor Usia (Ig wiljanpluim)

Suara Denpasar – Berikut profil Wiljan Pluim, yang menjadi perbincangan usai dipecat oleh PSM Makassar.

Baru-baru ini, kabar menghebohkan suporter tanah air, usai pemecatan Wiljan Pluim oleh PSM Makassar.

Pemecatan ini terjadi karena Wiljan Pluim yang dianggap sudah tua, sehingga mengalami kesulitan untuk berlari dengan cepat di lapangan.

Terkait hal ini juga disampaikan oleh Founder Bosowa Corps yang juga menjadi sponsor utama bagi PSM Makassar.

Dalam hal ini, ia menerangkan bahwa Wiljan Pluim mengalami kesulitan untuk berlari, karena terpaut faktor usia.

“Pluim sudah tua, tidak bisa lari padahal dia center forward, dia berada di tengah, tidak bisa lari,” ungkapnya yang dikutip dari laman Suara Sulsel.

Hal ini memang turut menuai kritikan tajam dari warganet untuk PSM Makassar, karena dianggap tidak menghargai jasa dari Wiljan Pluim.

Apalagi, Wiljan Pluim dianggap telah menorah beragam prestasi untuk klub tersebut semenjak dirinya bergabung pertama kali di tahun 2016 lalu.

Dilansir dari laman suara.com, Wiljan Pluim memang telah berhasil meraih kemenangan dan mencetak gol sebanyak dua kali saat kontra Madura United.

Baca Juga: Wiljan Pluim Akhiri Kontrak dengan PSM Makassar, Netizen Murka!

Selain itu, dalam Liga 1 ia juga telah berhasil meraih 10 gol dan 9 assist dari 25 laga.

Prestasi yang ditoreh oleh Wiljan Pluim ini tentunya telah membuat banyak suporter jatuh hati padanya.

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait Wiljan Pluim, berikut profil singkatnya yang dikutip dari laman transfermarkt:

Pemilik nama asli Willem Jan Pluim ini merupakan seorang pemain sepak bola kelahiran Zwolle, 4 Januari 1989 lalu.

Pria yang berusia 34 tahun ini telah bekerja sama dengan PSM Makassar semenjak 1 Agustus 2016 lalu, dengan masa kontrak pertama hingga 15 januari 2021.

Hingga akhirnya, kontrak tersebut diperpanjang oleh pihak PSM Makassar hingga 31 Desember 2025 mendatang.

Load More