Suara Denpasar- Polsek Kuta dilaporkan telah berhasil mengamankan seorang pelaku perampokan asal Karangasem yang telah ditetapkan sebagai DPO.
Kejadian ini bermula pada Rabu, 6 Desember 2023 lalu, dimana seorang warga negara asing (WNA) berkebangsaan Egiptian, Haitam Tarek Mohamed Samy Mahmoud Gad, bersama dengan sang istri, yang tengah berjalan santai sambil menggenggam ponselnya, di Jalan Popies ll.
Tiba-tiba datang dua orang laki-laki mengendarai sepeda motor, mengambil dengan paksa HP korban, yakni sebuah iPhone 14 berwarna biru, kemudian kabur begitu saja. Akibat peristiwa itu, korban diketahui mengalami kerugian hingga Rp. 14.000.000.
Dilansir dari Instagram Humas Polsek Kuta @humaspolsekkuta, mengetahui kejadian tersebut, Polsek Kuta bergerak cepat dengan memeriksa rekaman CCTV, melakukan pemeriksaan para saksi, dan melakukan pengembangan kasus perampokan yang pernah terjadi sebelumnya.
Kemudian, Unit Buser Polsek Kuta atas pengumpulan barang bukti rekaman CCTV dan keterangan saksi dilapangan, didapatlah ciri-ciri pelaku dengan inisial MS, yang telah berhasil diamankan di sebuah kos-kosan yang terletak di Jalan Kubu Anyar.
Sedangkan pelaku satunya, Ketut Pakeh, pada saat itu dinyatakan kabur, dan menjadi DPO. Akhirnya pada Jumat, 15 Desember 2023 lalu, Tim Opsnal mendapat informasi keberadaan DPO Ketut Pakeh di RSU Bali Med Jalan Achmad Yani, Karangasem.
Mengetahui lokasi yang bersangkutan, aparat langsung menuju ke lokasi dan mendapati pelaku sedang berada di ruang tunggu. Akhirnya DPO Ketut Pakeh pun diamankan, kemudian dibawa ke Mako Polsek Kuta untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Jam Pelarian Menantu Sadis: Drama Penangkapan Pembunuh Mertua di Mojokerto
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Liburan Tak Biasa di Jakarta: Sensasi Makan di Atas Katamaran Sambil Menyusuri Sungai Tahang
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Menelusuri Lorong Gelap Larung: Dari Hasrat hingga Sejarah yang Berdarah
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda