Depok.suara.com, Pernyataan Walikota Depok Mohammad Idris tentang bergabung ke Jakarta beberapa waktu lalu sempat menuai sorotan dari Wakil Gubernu dan Gubernur Jawa Barat.
Bahkan saat itu, Wakil Gubernur Jawa Barat sempat bereaksi keras dan mengingatkan Walikota Depok Mohammad Idris agar tidak mengeluarkan pernyataan yang berpotensi membuat kegaduhan.
Tak lama kemudian, tanggapan keduapun muncul dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Menanggapi hal tersebut, Walikota Depok Mohammad Idris dalam konferensi persnya mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah mengusulkan Depok untuk gabung ke Jakarta.
Wali Kota Depok, Mohammad Idris akhirnya mengangkat bicara terkait isu bahwa Depok akan bergabung ke Jakarta.
"Tidak pernah kami mengusulkan Depok untuk gabung ke Jakarta, tidak ada istilah itu," katanya.
"Itu hanya pandangan dan pemikiran kami sebagai akademisi serta kepala daerah ketika ditanya pada saat seminar online tentang Jakarta ke depan pasca Ibu Kota Negara yang resmi berpindah,” sambung Idris.
Saat mengeluarkan pernyataan tersebut, kata Idris, dirinya juga menyampaikan perlu sebuah kajian secara menyeluruh dan komperensif terhadap eksistensi serta kemajuan Jakarta pasca IKN, diantaranya antisipasi terhadap kota-kota penyangga.
“Jadi bukan Depok khusus, tapi semua penyangga yang lain," tuturnya.
Baca Juga: Ini Instruksi Presiden Jokowi untuk Polri dalam Mengusut Kematian Brigadir J
Idris juga menyampaikan, bahwa pihaknya juga yakin jika hanya Depok tidak akan menyelesaikan masalah.
"Memang proposal IKN seharusnya secara simultan pemerintah mempersiapkan Jakarta pasca IKN, sementara Undang-Undang IKN sudah ada. Kami hanya memberikan masukan-masukan,” terangnya.
Menyinggung masalah perhatian Pemprov Jawa Barat terhadap Kota Depok, Lanjut Idris, Perhatian untuk Depok saat ini dirasa sudah cukup besar dan menjadi prioritas.
“Bahkan Pak Gubernur sudah mengatakan kalau untuk Depok diprioritaskan, jadi Pak Wali minta apa saja akan diberikan oleh Gubernur, karena Depok merupakan etalase Jawa Barat, kalau etalasenya jelak akan kurang nyaman dan terus digesah oleh beliau,” katanya.
Idris kembali menegaskan bahwa, besarnya perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap Kota Depok dibuktikan dengan beberapa proyek pembangunan yang saat ini tengah berjalan seperti underpass Dewi Sartika.
"Selain proyek underpass yang akan mengurangi kemacetan, Pemprov Jabar juga akan menggelontorkan bantuan untuk pembangunan Masjid Margonda Raya, alun alun wilayah barat, kreatif center dan bantuan infrastruktur lainnya," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Gubernur BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS
-
Mempertimbangkan Inflasi, Bank Indonesia Tetap Tahan Suku Bunga di Level 3,5 Persen
-
Isran Noor Singgung Proposal Ditolak dalam Pengukuhan IDI Kaltim: Belum Ada Pitisnya
-
ABG Citayem Sebut Gubenur DKI Ridwan Kamil, Ini Respon Menohok Anies Baswedan
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi