Depok.suara.com - Salah satu produk Johnson & Johnson (J&J) yakni berupa bedak bayi diputuskan untuk dihentikan penjualannya. Keputusan ini secara global mulai berlaku mulai tahun 2023.
Johnson & Johnson Kabarnya akan mengubah produk bedaknya berbasis corn starch. "Sebagai bagian dari penilaian portofolio di seluruh dunia, kami telah membuat keputusan komersial untuk beralih ke portofolio bedak bayi berbasis corn starch," ucap J&J seperti dikutip dari Reuters.
Sejak tahun 2020 lalu seperti diketahui perusahaan dengan produknya yang terkenal dengan nama bedak bayi Johnson ini menghadapi sekitar 38 ribu tuntutan hukum dari konsumen dan para penyintas mereka.
Sebagian besar dari laporan itu menyebutkan bahwa produk bedak bayi Johnson menyebabkan kanker karena kontaminasi asbes, karsinogen yang diketahui. Dengan alasan tersebut kemudian bedak bayi Johnson memutuskan menghentikan penjualan.
Namun demikian, pihak J&J membantah tuduhan tersebut. Menurut mereka, pengujian ilmiah dan persetujuan peraturan selama beberapa dekade telah menunjukkan bahwa produk bedaknya aman dan bebas asbes.
Pada Kamis (11/8/2022), pihak J&J mengulangi pernyataan saat mengumumkan penghentian produk dan bedak bayi johnson berhenti jual.
Menanggapi bukti kontaminasi asbes yang disajikan dalam laporan media, di ruang pengadilan dan di Capitol Hill, J&J telah berulang kali mengatakan produk bedaknya aman, dan tidak menyebabkan kanker.
Menanggapi kasus tersebut, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan beberapa penjelasan mengenai produk bedak bayi dari Johnson & Johnson yang diduga menyebabkan kanker. Berikut ulasannya.
1. Bahwa nama produk yang tercantum dalam pemberitaan tersebut adalah Johnson's Baby Powder Cornstarch with Aloe & Vitamin E dan Johnson's Baby Powder Calming Lavender & Chamomile.
Baca Juga: 30 Ucapan Hari Pramuka 2022, BIsa Jadi Caption dan Status di Media Sosial
2. Berdasarkan penelusuran database kosmetik yang ada di BPOM, terdapat sembilan produk bedak bayi PT Johnson & Johnson dari 75 produk yang ada. Namun, kedua produk di atas tidak terdapat dalam database notifikasi kosmetik.
3. Komposisi produk bedak bayi Johnson & Johnson yang ternotifikasi di BPOM umumnya mengandung talc dengan kadar 98% - 99,84%, sehingga aman untuk digunakan.
4. Sesuai peraturan Kepala BPOM RI Nomor 18 tahun 2015 tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika, talc boleh digunakan pada kosmetik jenis serbuk untuk anak-anak. Tidak ada pembatasan kadar maksimum penggunaan maupun persyaratan lainnya. Namun, harus mencantumkan peringatan "Jauhkan serbuk dari mulut dan hidung anak-anak".
5. Masyarakat tidak perlu khawatir karena produk bedak bayi Johnson & Johnson yang ternotifikasi di BPOM tidak mengandung bahan yang dilarang yang dapat memicu kanker.
Dengan penjelasan dari BPOM ini diharapkan masyarakat tidak perlu resah lagi terhadap pemberitaan di media. Bedak bayi dari Johnson & Johnson aman digunakan oleh masyarakat Indonesia.
Sumber:Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Timnas Indonesia Ungguli Mozambik di Babak Pertama, Ole Romeny Cetak Gol Indah
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru
-
Prima Salam Dirawat di RSPAD, Ratu Dewa Buka Suara soal Isu Rehabilitasi Narkoba
-
Lampu Hijau Bukan Berarti Boleh Jalan, Ini Aturan Yellow Box Junction yang Sering Dilanggar
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi
-
Biar Keadilan Tak Macet, Komnas Perempuan Minta Polri Rekrut Polwan Disabilitas
-
Uji Visibilitas dan Manuver, 3 Alasan Teknis Kenapa Honda BeAT Nyaman Banget Buat Night Ride
-
Benarkah Menikah di Bulan Suro Bikin Sial dan Rumah Tangga Hancur? Ini Pandangan Islam dan Budaya
-
Kasatgas Tito: Pemulihan Pasca Bencana di Provinsi Aceh Terus Menunjukkan Kemajuan
-
Viral Aksi Heroik Nenek Lindungi Cucu Saat Gempa Dahsyat di Filipina