Depok.suara.com - Belakangan ini ramai di media sosial video yang memperlihatkan beberapa ekor kucing mati mengenaskan dalam kondisi berdarah-darah.
Kondisi ini membuat miris karena hewan-hewan yang mati di lingkungan Sesko TNI Martadinata, Bandung ini diduga mati akibat ditembak, meski sampai saat ini pelakunya masih dalam pengusutan.
Akun Twitter @txtdaribandung yang menggunggah video ini menjelaskan beberapa ekor kucing yang telah terbujur kaku dengan sebagian tampak berdarah-darah.
"Kekerasan hewan. Banyak kucing mati ditembak di Sesko TNI Martanegara, Bandung. Siapa pelakunya ini? Tega," tulis @txtdaribandung, dikutip SuaraJabar.id pada Kamis (18/8/2022).
Video-video menyeramkan ini semula diviralkan oleh akun Instagram @rumahsinggaclow. Disebutkan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (16/8/2022) sore.
Yang membuat publik semakin naik darah, beberapa kucing itu ternyata dalam kondisi bunting. Alhasil kematian induknya juga berimbas kepada kondisi janin kucing di dalam kandungannya.
"Dua kucing masih hidup dengan bagian mata hancur," tutur @txtdaribandung yang lalu memperlihatkan kondisi seekor kucing yang meraung kesakitan karena sebelah matanya hancur diterjang luka tembak.
Hingga artikel ini disusun, investigasi terhadap kasus biadab tersebut masih berlangsung. Meski begitu, sempat terungkap kronologi hingga terjadinya penembakan massal terhadap kucing.
"Alasan menembak karena kesal terganggu tingkah kucing yang mengambil makanan, wtf," ujar @txtdaribandung, merujuk pada keterangan saksi yang menyebut pelaku emosi lantaran enggan makanannya diambil oleh kucing-kucing liar tersebut.
Ridwan Kamil Sudah Ikut Menanggapi
Dilihat di salah satu postingan akun Instagram @rumahsinggahclow, terlihat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, telah memberi tanggapannya atas kasus penembakan keji tersebut.
Lewat kolom komentar di unggahannya, mantan Wali Kota Bandung itu mengaku akan segera menelusuri penembakan kucing liar di lingkungan Sesko TNI Martadinata.
"@rumahsinggahclow saya telusuri dulu ya min. Hatur nuhun. Cc @kusumaatmadja," tutur Ridwan Kamil yang seketika mendapat apresiasi dari banyak warganet.
"Hatur nuhun pisan pak fast respon komen nya..." kata warganet lain, langsung menanggapi jawaban Ridwan Kamil tersebut.
Sementara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa juga mengambil sikap senada dengan Ridwan Kamil. Ia mengaku telah memerintahkan tim hukum untuk menelusuri kejadian keji di lingkungan Sesko TNI itu.
Warganet Masih Mengamuk
Insiden biadab ini membuat banyak warganet murka dan menuntut supaya pelakunya cepat ditangkap. Tak sedikit yang mengaku cemas apabila pelakunya masih anggota TNI lantaran berada di kawasan Sesko.
"Plis atuhlah, berani nembak hewan kaya gini bisa jadi bibit-bibit ferdi sambo. Harus ditindak apalagi lokasi kejadiannya di tempat TNI," tegas warganet.
"Baj***an emang yang ngelakuin, semoga dapat karma yang setimpal bahkan kalau bisa karma terus terjadi pada pelaku seumur hidup biar inget perlakuan tidak berakalnya," kecam warganet.
"Pelakunya anggota? Kalo emang iya anggota, kenapa bisa lolos jadi anggota ya? Emosiya ga kekontrol. Itu ke kucing, gimana kalo ke kawannya pas ada masalah? Saling tembak menembak?" imbuh warganet lain.
"Ga tega ya Allah. Alasannya konyol , cuma karena ga mau berbagi makanan. Kan bisa diusir tanpa harus ditembak. Mana ada yang masih hidup tapi matanya hancur ya Allah. Ini kalau pelakunya masih orang-orang Sesko perlu dikasih hukuman sih," timpal yang lainnya.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP: Bukti Nyata Transparansi di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 22 Februari 2026, Klaim Hadiah Gratis di Event Ramadan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berburu Takjil Hingga Produk Lokal, Festival Ramadan Hadir di Stadion Pakansari dan Tegar Beriman
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer
-
Sony Pictures Siap Garap Film Animasi Venom, Tom Hardy Jadi Produser
-
Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?
-
Real Madrid Berpotensi Dikudeta Barcelona, Alvaro Arbeloa Salahkan Wasit
-
Sinopsis Tokeikan no Satsujin, Drama Genre Misteri Dibintangi Oku Tomoya