- Polres Ponorogo melarang keras penggunaan *sound horeg* dan aksi perang sarung selama kegiatan sahur bulan Ramadhan.
- Langkah preventif ini bertujuan menjaga keamanan serta menciptakan suasana Ramadhan yang nyaman dan kondusif bagi warga.
- Polres meningkatkan patroli malam hari dan membuka layanan *call center* 110 untuk laporan gangguan kamtibmas.
Suara.com - Kepolisian meningkatkan langkah preventif selama bulan suci Ramadhan dengan menertibkan sejumlah aktivitas yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Polres Ponorogo secara tegas melarang penggunaan sound horeg dalam kegiatan sahur on the road (SOTR) serta aksi perang sarung.
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan, kebijakan tersebut diambil untuk menciptakan suasana Ramadhan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat. Selain sound horeg dan perang sarung, kepolisian juga melarang balap liar serta penyalaan petasan yang berisiko menimbulkan gangguan ketertiban umum.
"Saya mengimbau seluruh masyarakat Ponorogo agar menjalankan ibadah puasa dengan baik dan memanfaatkan bulan suci untuk kegiatan yang positif," kata Andin seperti dikutip dari Antara, Minggu (22/02/2026).
Menurutnya, sejumlah aktivitas yang kerap dilakukan pada malam hingga dini hari tersebut justru lebih banyak menimbulkan keresahan dibandingkan manfaatnya. Ia menilai, potensi konflik dan gangguan kamtibmas dari kegiatan tersebut cukup tinggi jika tidak dicegah sejak awal.
"Untuk kegiatan sound horeg dan perang sarung, kami minta ditiadakan karena lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya," ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Kapolres memastikan seluruh jajaran Polsek di wilayah Ponorogo telah diperintahkan meningkatkan patroli, terutama pada malam hari hingga menjelang waktu sahur. Patroli difokuskan pada titik-titik rawan yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya massa atau aksi pelanggaran.
Selain pengamanan lapangan, Polres Ponorogo juga membuka layanan pengaduan masyarakat melalui call center 110. Layanan ini diharapkan dapat dimanfaatkan warga untuk melaporkan secara cepat jika menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
"Kami berharap sinergi masyarakat dan kepolisian dapat menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama Ramadhan," kata Andin.
Baca Juga: Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
Berita Terkait
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Ramadan 2026, Taman Softball GBK Jadi Spot Ngabuburit dengan Pilihan Kuliner Beragam
-
Andai Ini Ramadan Terakhirku
-
5 Tips Atur Keuangan untuk Buka Bersama agar Dompet Tetap Aman!
-
Promo Daging Sapi, Ayam, dan Seafood di Superindo untuk Stok Selama Ramadan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Tolak Usul JK Naikkan BBM, Gibran: Perintah Presiden Jelas, Harga Harus Tetap Terjangkau!
-
Panas! Donald Trump Minta 'Jatah Preman' di Selat Hormuz, Inggris Marah Besar
-
Empat Korban Kebakaran SPBE Cimuning Meninggal Dunia
-
Hari Kedua Pencarian, Korban Longsor Sumedang Ditemukan Meninggal Dunia
-
Pembobol Rumah Kosong di Tangerang Terungkap, Pelaku Dibekuk Saat Bersembunyi di Jakarta Timur
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Gibran Sambut Usulan DPR, Ajak Lembaga Negara Mulai Berkantor di IKN
-
Gibran Dorong Hakim Ad Hoc di Kasus Andrie Yunus: Jaga Marwah Hukum, Jawab Keraguan Publik
-
Dorong Transisi Energi, Prabowo Minta Daerah dan TNI Serap Bus-Truk Listrik Buatan Lokal
-
Akses Terputus, Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Desak Pembangunan Jembatan Darurat