Depok.suara.com - Tessa A. Sugito yang merupakan ahli Grafologi atau ahli tulisan tangan dan pemegang Certified Handwriting Analyst mencoba menganalisis tulisan dan tanda tangan Sambo.
Diketahui surat tulisan tangan ini merupakan permohonan maaf Ferdy Sambo yang sempat viral di media sosial. Kemunculan surat bertandatangan Sambo ini muncul sesaat sebelum sidang kode pelanggaran etik di gelar, Jum'at (26/08/2022).
Karena hadirnya surat tulisan tangan Ferdy Sambo inilah yang menyedot perhatian, tidak hanya publik namun juga para pakar makna tulisan tangan ataupun Ahli Grafologi untuk menafsirkan arti tulisan ini
Menurut Tessa, Ferdy Sambo memiliki tanda tangan seperti alat kelamin pria itu, biasanya ucapnya, pemiliknya atau penulisnya memiliki kecenderungan seksual fantasi yang lain.
“Dari tanda tangan beliau ini, ini bentuknya (mohon maaf) seperti alat kelamin pria. Biasanya kecenderungan penulisnya memiliki kecenderungan seksual fantasi atau fantasi seksual yang lain dari biasanya, atau unconventional, atau bisa dibilang fantasi seksual di luar norma yang umum," kata Tessa dalam wawancara yang diunggah ke akun YouTube Kompas TV, dikutip Senin (29/8/2022).
Bahkan melalui tulisan ini, Tessa menyebut Ferdy Sambo menunjukkan kepribadian yang cenderung temperamental, manipulatif, dan punya kecenderungan berselingkuh.
“Ia juga sensitif. Yakni sensitif terhadap kritik, dan sensitif terhadap saran. Ia memang kecenderungan sulit menerima saran dari orang lain. Hal itu terlihat dari huruf d atau huruf t dari penulisnya. Biasanya huruf d-nya itu memang besar-besar tangkainya jadi seperti balon ya, jadi look-nya semakin besar, dan ciri ini biasanya penulisnya mudah tersinggung," kata Tessa.
"Adanya banyak trait manipulatif, kecenderungan untuk menutupi kebenaran dengan kebohongan," ungkapnya.
Sifat manipulatif inilah yang, menurutnya, cenderung berpotensi mengungkap kecenderungan seseorang untuk berselingkuh. Apalagi, menurutnya, ada sifat fantasi seksual dalam tanda tangan Sambo.
Baca Juga: Tips Meningkatkan Rasa Percaya Diri Menjadi Pribadi yang Berani Tampil Beda
"Adanya ciri-ciri kesepian atau kesendirian yang apabila dikombinasikan dengan poin nomor 4 (manipulatif), penulis-penulis seperti ini memiliki kecenderungan atau berpotensi melakukan perselingkuhan," tuturnya.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Ternyata! Pria Ini Bongkar Sosok yang Diduga Joker Merah di Konsorsium 303, Lebih Terkenal dari Ferdy Sambo
-
Mantan Pengacara Bharada E Tak Yakin Brigadir J Bopong Putri Candrawathi: Mana Ada Ajudan Berani Pada Istri Jenderal
-
Ferdy Sambo Mestinya Pakai Baju Tahanan, Semua Manusia Sama di Hadapan Hukum
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'