Depok.suara.com, Belasan pemain judi baik online atau konvesional ditangkap aparat Kepolsiian Polres Metro Depok.
Wakasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Supriadi kepada wartawan mengatakan, polisi berhasil meringkus sebanyak 16 orang pelaku perjudian dari sejumlah lokasi di wilayah Depok.
Dari hasil pemeriksaan diketahui, mereka terlibat dalam kasus judi online dan konvensional. Para pelaku diamankan dalam operasi penyergapan selama sepekan terakhir.
“Jadi dalam rangka pengembangan kasus judi online, dan judi konvensional ini kami berhasil mengungkap enam kasus, satu judi online, lima udi konvensional,” ujarnya.
Adapun barang bukti yang disita dalam kasus judi online Rp 1,6 juta dan ponsel. Dia menambahkan judi konvensional rata-rata mereka bermain judi kartu, jadi ada beberapa kartu yang kita amankan termasuk beberapa Hp.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, para pelaku dibekuk dari sejumlah lokasi berbeda di wilayah Depok.
Pemain judi konvensional penangkapan di Cinere dan Cimanggis. Sementara judi online, penangkapan dilakukan oleh Krimsus dan Krimum yang ada di wilayah jajaran Polres Metro Depok. Dalam aksinya, pelaku judi online itu melakukan komunikasi lewat ponsel.
"Dari situlah kita kembangkan, alhamdulillah kita berhasil mengungkap satu judi online. Saat penangkapan juga tidak mudah karena mereka sembunyi-sembunyi, sehingga kita perlu waktu,”katanya.
Dia menambahkan perputaran rata rata uang judi sekitar Rp 50 sampai Rp 100 ribu. Total jumlah pelaku kasus perjudian ini ada sebanyak 16 orang.
Baca Juga: Bermula Dari Prank, Fitri Tropica Wujudkan Ugly Cake Untuk Anaknya
“Dari polres maupun polsek ada 16 orang yang kita amankan. Kita lakukan pemeriksaan, mereka dikenakan Pasal 303 KUHP atau 303 bisa dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," tandasnya.
Berita Terkait
-
Beraksi di Kampus, Dua Orang Pelaku Curanmor Berhasil Diringkus Polisi
-
Disebut Bertanggung Jawab soal Data SIM Card Bocor, Menkominfo Tak Merasa: Serangan Siber Domain BSSN
-
Tipu Ribuan Orang Miskin Modus Program Rumah Layak Huni, Relawan PDIP Ditangkap Polisi
-
BREAKING NEWS! Bupati Mimika Eltinus Omaleng Ditangkap KPK
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Nasib Tragis Pasutri Eks Pejabat Serang, Masuk Bui Gara-Gara Urusan Tanah 1.560 Meter
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Sinopsis Film Fuze, Sajikan Thriller Aksi dengan Plot Bom dan Perampokan Rumit
-
5 Potret Gaya Hidup Mewah Vanessa Nabila, Wanita yang Dekat dengan Gubernur Ahmad Luthfi
-
Tren Audio Open-Ear Makin Populer, HAKII Resmi Hadir di Indonesia lewat Blibli
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Kronologi Lengkap Polemik LCC Kalbar yang Viral, dari Protes Josepha hingga Tawaran Beasiswa