Selebtek.suara.com – Ketua DPRD Lumajang, Anang Ahmad Syaifuddin merasa malu ketika menghadiri acara Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lumajang. Pasalnya, Ketika Anang melafalkan teks Pancasila, ia berkali- kali salah dalam membacakan sila ke-empat.
“Satu, Ketuhanan Yang Maha Esa. Dua, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Tiga, Persatuan Indonesia. Empat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah dalam Kebijaksanaan dan Permusyawaratan”.
Sontak mendengar kesalahan ini, anggota yang hadir langsung menyoraki Anang. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Pancasila merupakan ideologi yang dipegang teguh oleh masyarakat Indonesia. Anang beralasan ia gemetar.
“Jangan membuat alasan kepada kami,” Ucap salah seorang yang berada di dalam ruangan.
Usai videonya yang tidak hafal Pancasila menjadi perbincangan masyarakat, kini Anang Ahmad Syaifuddin mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua DPRD Lumajang. Ia merasa malu dan bersalah atas perbuatannya.
Dalam video yang diposting akun Instagram @lambe_turah, terdengar ucapan Anang yang menyesal dan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua DPRD Lumajang. Kini aksinya malah mendapat dukungan dari masyarakat.
“Dengan insiden tidak hafalnya saya untuk melafazkan text Pancasila, apapun keadaan saya, saya merasa itu tidak pantas dilakukan atau terjadi kepada ketua DPRD dimanapun dan siapapun itu," katanya.
"Oleh karena itu, dalam kesempatan yang berbahagia ini, dalam paripurna DPRD, dalam ruangan yang terhormat ini, dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim, saya dengan hati yang sangat menyesal, mengundurkan diri dari ketua DPRD Kabupaten Lumajang," lanjut Anang.
Video itu lantas dikomentari oleh banyak warganet. Menariknya, Anang malah banjir pujian. Para warganet mengatakan jika tindakan Anang adalah gentle.
“Ini baru gak banyak alasan langsung mundur,” ucap akun @justtip_official.
“Gentle sampeyan pak ,” komentar akun @dianaderdiana.
“Patut di apesiasi,” kata akun @handyharyansyah. (nnd)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Ketika Rakyat Patungan Membangun Jembatan, Apa Prioritas Negara?
-
Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50
-
5 Fakta Baru Sidang Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Kades Ungkap PT KIM Bukan Kelompok Tani
-
Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala
-
Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan
-
Bukan Teror Tembakan! BGN Pastikan Kaca Kantor Pecah Akibat Cuaca Panas Ekstrem
-
Profil Patryk Klimala Bomber Haus Gol Asal Polandia yang Ogah Gabung Persib
-
B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan
-
KPK Ungkap Modus Eks Bupati Kuansing Sunat SHU Petani KUD untuk Suap Menteri Kehutanan
-
Anggaran Seret, Pemerintah Larang Pemda Rumahkan PPPK