Depok.suara.com, Dalam upaya menekan penurunan angka stunting di Indonesia Fakultas Hukum Universitas Indonesia melakukan Pengabdian Masyarakat.
Pengabdian masyarakat dilakukan dengan melaksanakan sosialisasi Sosialisasi Gizi Sehat di Pulau Panggang, Kepualauan Seribu.
Kegiatan pengabdian masyarakat FH UI kali ini dilakukan oleh tim yang diketuai oleh Prof. Dr. Anna Erliyana dengan beberapa anggota yaitu Wahyu Andrianto, Djarot Dimas Achmad Andaru,
Dania Rizky Nabilla Gumilar, Atika Rizka Fajrina, Farrell Charlton, Melody Akita, Jessica Abigail, Melvaretta Ruby, Haura Fatima, dan Satrio Alif Febriyanto.
Koordinator Pengabdian FHUI Prof. Dr. Anna Erliyana kepada wartawan mengatakan, kegiatan Pengabdian Masyarakat sebagai bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat Kepulauan Seribu khususnya Pulau Panggang tentang pentingnya gizi bergizi bagi ibu hamil dan anak-anak untuk mencegah terjadinya keterlambatan perkembangan anak
akibat stunting.
"Melalui kegiatan ini, masyarakat kami harapkan dapat memahami pentingya mengkonsumsi makanan bergizi bagi ibu hamil dan anak sebagai upaya untuk menekan angka stunting di masyarakat Kepulauan Seribu," katanya.
Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini sendiri dilakukan dengan bekerjasama bersama Pusat Kesehatan Masyarakat dan Kelurahan Pulau Panggang.
Sosialisasi tersebut dilakukan secara interaktif di mana tidak hanya terdapat penyampaian materi dari para narasumber saja.
"Kegiatan sosialisasi tersebut direspons secara positif oleh masyarakat yang ditunjukkan dengan terdapat puluhan ibu hamil maupun orang tua yangmendatangi kegiatan pengabdian masyarakat yang kami lakukan,"katanya.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pemaparan seputar perspektif hukum terhadap pemenuhan gizi sehat yang merupakan hak bagi masyarakat.
Di lokasi sama, dalam kesempatan ini, Djarot Dimas Achmad Andaru selaku Dosen Mata Kuliah Hukum Kesehatan FHUI memaparkan hak-hak apa saja yang dimiliki masyarakat khususnya terhadap pemenuhan gizi sehat bagi anak oleh Negara.
Dia menyampaikan tentang kebijakan-kebijakan apa saja yang dapat dilakukan oleh Puskesmas dan Kelurahan sebagai instrumen pemerintahan terkecil yang langsung menghadapi masyarakat di lapangan.
"Permasalahan stunting merupakan salah satu permasalahan pokok yang menjadi salah satu masalah utama yang hendak diselesaikan pemerintah hari ini,"katanya.
Pemerintah di tingkat pusat telah membentuk berbagai instrumen hukum dan kebijakan yang pada praktiknya belum optimal pelaksanaannya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Tangis Haru dan Doa Keluarga Iringi Keberangkatan 439 Jemaah Haji dari Palembang
-
PTBA dan BKMT Muara Enim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Kelas Kreasi Vol 7
-
Grand Final Proliga 2026: Garuda Jaya Paksa Samator Mainkan Leg Ketiga Usai Menang Tipis 3-2
-
BRI Dukung Eksportir Muda Sumsel, Salurkan Pembiayaan di Sultan Muda Xpora Summit 2026
-
BRI Super League: Menang 2-1 Atas Bhayangkara FC, Persis Terus Jauhi Zona Merah
-
Dituduh Monopoli 750 Proyek Dapur MBG, Uya Kuya Akhirnya Bongkar Fakta Sebenarnya
-
Niat Ambil Tutup Pipa yang Jatuh, Muhammad Irfan Malah Tersedot ke Dalam Aliran Irigasi
-
Tips Merawat Sepatu Branded agar Tidak Cepat Rusak karena Genangan Air Hujan di Jakarta
-
Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai
-
Jalur Cikembar-Kiaradua Membara! Warga Protes Jalan Rusak 11 Km yang Tak Kunjung Diperbaiki