Depok.suara.com, Tekad Bali United memeperpanjang tren positif di jalur kemenangan kandas saat bertandang ke markas Persis Solo pada pertandingan pekan ke-10 BRI Liga 1 di di Stadion Manahan, Kamis (15/9) malam.
Dalam pertandingan tersebut, Bali United harus rela dikalahkan dengan skor 2-0 oleh tuan rumah Persis Solo.
Kandasnya niat perpanjang tren posistif dijalur kemenangan berawal dari salah satu pemainnya yaitu Andhika Wijaya menerima kartu kuning kedua pada menit 38 sehingga Bali United terpaksa bertahan dengan 10 pemain.
Terkait hal tersebut, Pelatih Bali United Stefano Cugurra mengatakan bahwa Bali United coba untuk tetap melawan, tapi kondisi dari timnya sudah telanjur sulit lantaran minimnya pemain.
"Di awal babak sempat tampil menyerang, tetapi setelah bermain sepuluh pemain karena ada satu pemain mendapat kartu merah, memang agak berat," ujarnya saat konferensi pers usai pertandingan.
Lebih lanjut Stefano mengayakan, disisi lain permainan tuan rumah Persis Solo juga memang bagus mereka konsisten dalam menjaga barisan pertahanan sehingga timnya agak kesulitan mengembangkan permainan.
"Babak pertama kami masih berani menyerang. Setelah mereka cetak gol kedua ya sudah selesai. Mereka lebih bagus main. Kami terima harus kalah," katanya.
Atas hasil tersebu, lanjut Stefano, dirinya pun merasa khawatir dengan peluang timnya untu menjadi juara, karena pada pekan ke-10 mereka sudah mengalami tiga kekalahan.
"Ini kurang baik jika melihat catatan pada musim lalu yang hanya menderita lima kekalahan dan untuk memastikan diri sebagai juara Liga 1 Ini masih awal, selisih poin masih dekat, pertandingan juga masih banyak. Semua bisa terjadi." tandasnya.
Baca Juga: AHY Sindir Jokowi Kerjanya Cuma Sibuk Gunting Pita, KSP Ungkit Rezim SBY: Dia Harus Refleksi Diri
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
4 Rekomendasi Micellar Water Oil di Shopee, Terbukti Aman untuk Kulit Sensitif dan Berminyak
-
Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit
-
Mengenal Katia Itzel Wasit Wanita Meksiko Pertama di Piala Dunia 2026
-
Cerita 6 Tahanan Kejari Pekanbaru Kabur Jelang Sidang, Dua Masih Buron
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
4 Zodiak Paling Beruntung pada 12 Juni 2026, Rezeki dan Peluang Emas Menanti
-
Eli U-KISS Umumkan Pernikahan Kedua Setelah 6 Tahun Perceraian
-
Semarak Pembukaan Piala Dunia 2026 Warnai Stadion Azteca
-
Raul Jimenez Cs Tekuk Afsel 2-0, Pelatih Meksiko Ngamuk: Harusnya Menang 4-0!
-
Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim