Depok.suara.com - Peneliti di Korea Selatan tengah mengembangkan tato pemantau kesehatan yang berbasis nanoteknologi di Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST).
Tato ini berbeda dari tato tinta biasa. Melansir Reuters, Senin (19/9/2022), tinta tato ini terbuat dari logam cair dan karbon nanotube yang berfungsi sebagai bioelektroda sehingga nantinya bisa terhubung dengan perangkat pemeriksa kesehatan seperti elektrokardiogram (EKG) atau biosensor lainnya.
Ketika terhubung, alat ini dapat mengirimkan pembacaan detak jantung pasien dan tanda-tanda vital lainnya seperti glukosa dan laktat ke monitor.
"Di masa depan, apa yang kami harapkan adalah menghubungkan chip nirkabel yang terintegrasi dengan tinta ini, sehingga kami dapat melihat respon tubuh atau kami dapat mengirim sinyal bolak-balik antara tubuh kami ke perangkat eksternal," kata pemimpin proyek bernama Steve Park.
Tinta ini diklaim tidak merusak kulit dan terbuat dari partikel logam lunak berwarna keperakan yang juga digunakan dalam semikonduktor atau termometer.
Sementara nanotube berwarna platinum juga ditambahkan dalam membuat tinta ini sehingga tinta memiliki daya tahan yang kuat.
Tujuan akhir dari penelitian itu adalah menghilangkan biosensor dengan kabel sehingga pemeriksaan kesehatan berpotensi lebih ringkas dilakukan.
Monitor alat-alat kesehatan tersebut secara teori dapat ditempatkan di mana saja, termasuk di rumah pasien jika percobaan ini berhasil.
Baca Juga: Akun YouTube Denny Sumargo Sudah Kembali, Beberapa Video Hilang
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas
-
Mengapa Anak di Bawah Umur Masih Bisa Masuk Tempat Hiburan Malam di Pontianak?
-
Bupati Tegaskan Karawang Anti Gay, Dedi Mulyadi Dorong Tindakan Nyata di Lapangan
-
5 Fakta Mengapa Persija Memilih Shin Tae yong, Nomor 3 Paling Ditunggu Jakmania
-
6 Fakta Miris Penyerangan Basecamp Viking Kragilan Serang
-
Kasus Bocah Jasinga Tewas Diserang Anjing, Polisi Tetapkan Pemilik Berinisial Y
-
Sikapi Pesta LGBT Karawang, Dedi Mulyadi Gagas Pembinaan di Barak Militer
-
Apa Itu Jakarta Urban Knowledge Hub? Inisiatif yang Disiapkan untuk Masa Depan Jakarta
-
Biang Kerok Polusi Udara di Tangerang
-
Viral Pesta Gay di Karawang, Polda Jabar Tetapkan 3 Tersangka Terkait Video Cabul