Depok.suara.com - Tes kepribadian ini yang kembangkan dengan memasukkan sedikit unsur psikoanalysis didalamnya, mungkin akan terasa emosional buat kamu di akhir. Karena tes alam bawah sadar ini tentang sesuatu yang mungkin sangat berarti dalam hidup.
Langsung aja Ini tesnya, akan ada tiga pertanyaan.
1. Bayangkan diri kamu dalam kondisi saat ini ditugaskan untuk mendaki gunung. Saat ini kamu berada di kaki gunung dan bersiap memulai pendakian. Kira-kira seperti apa kamu menggambarkan gunung yang akan kamu daki?
Jawab dengan dua kata sifat, misal : tinggi dan dingin, atau hangat dan menyenangkan, atau mungkin gelap dan misterius.
Sudah? Oke kita lanjut ke pertanyaan selanjutnya.
2. Bagaimana kamu mendeskripsikan pendakian kamu dari bawah sampai ke Puncak?
Pilih satu dari dua opsi ini : Apakah perjalanan kamu ke Puncak mudah dan lancar, atau sulit dan penuh tantangan?
Sudah? Oke masuk ke pertanyaan terakhir.
3. Setelah mencapai puncak, akhirnya kamu turun dan sampai ke bawah. Seandainya kamu bisa ngomong ke gunung tadi apa yang mau kamu sampaikan? dan seandainya gunung Tadi bisa ngomong, apa jawabannya atas ucapanmu?
Baca Juga: Kurangi Emisi Karbon,BRI Mulai Gunakan Kendaraan Listrik
Misal kamu bilang "Thank you ya sampai jumpa lagi", atau "Terima kasih atas pengalaman yang diberikan". Gunung tadi membalas "Oke sama-sama sampai ketemu lagi suatu saat nanti".
Sekali lagi pikirkan apa yang akan kamu sampaikan ke Gunung itu dan gimana balasannya ke kamu.
Sudah? Oke ini arti dari jawaban kamu.
Dari pertanyaan pertama, 'cara kamu menggambarkan gunung yang akan kamu jelajahi', adalah pandangan kamu secara alam bawah sadar tentang ayah atau bapak.
Misalnya, kamu mendeskripsikan tinggi dan dingin, artinya kamu melihat Ayah sebagai sosok yang berjarak sama kamu, yang komunikasinya formal. Kalau kamu mendeskripsikan hangat dan indah, berarti kamu melihat Ayah sebagai sosok yang friendly suportif dan menyenangkan.
Dari pertanyaan kedua, 'gimana kamu menggambarkan perjalanan ke puncak'. Kalau kamu menggambarkan perjalanan kamu ke puncak sulit dan menantang, artinya kamu saat ini sedang ingin mendapatkan support, dukungan, dan perhatian dari Ayah kamu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Mau Ditangkap, Benjamin Netanyahu Minta Zohran Mamdani Jadi Walikota untuk Muslim Hingga Yahudi
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Bisnis Merchant Tumbuh, Transaksi QRIS Meningkat Berkat Transformasi Digital BRI
-
Nyawa Dibayar Ayam Sabung: Alarm Keras untuk Penegakan Hukum dan Nurani Kita
-
Ekshumasi Jadi Opsi! Polisi Bakal Bongkar Makam Sutrimo Demi Ungkap Tabir Kematian
-
BRI Genjot Transformasi Digital, Merchant Berkembang dan Transaksi QRIS Melesat
-
Rupiah dan Saham Melemah Imbas Gubernur BI Mundur, Ini Langkah Prioritas Pejabat Sementara
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Review Buku Bored: Petualangan Rita Melawan Kebosanan dengan Imajinasi
-
Transformasi Digital BRI Perkuat Merchant dan QRIS, dan Akses Keuangan Danantara