Depok.suara.com - Nama Nefertari Vivi kembali menjadi sorotan dan bahan perbincangan para fans dari seri manga One Piece. Hal ini karena nasibnya saat ini misterius setelah dia menghilang semenjak pertemuan di Reverie. Banyak fans yang kemudian berspekulasi bahwa Vivi kemungkinan diculik oleh pihak Pemerintah Dunia, dan nyawanya berada dalam bahaya besar.
Seperti yang kita ketahui, saat di Reverie, Vivi datang bersama ayahnya, Nefertari Cobra. Dalam arc tersebut, nampak Vivi begitu bersemangat dan ceria. Bahkan, dia sempat bertemu dengan Rebecca dan juga Shirahoshi sambil membahas tentang sosok Luffy.
Sempat ada momen menegangkan di mana Vivi meminta salah salah satu kaum naga langit untuk tidak melakukan hal semena-mena terhadap Shirahoshi. Semenjak itu, Oda tidak lagi menghadirkan ceritanya sampai akhir arcnya dan juga beberapa chapter lalu.
Kekhawatiran sendiri mulai muncul setelah berbagai peristiwa besar terjadi. Misalnya, kematian dari Nefertari Cobra yang mendadak dan janggal. Mereka menyalahkan Sabo atas hal itu. Kedua, sekarang nasib Vivi sendiri tidak diketahui. Ini membuat Luffy sempat marah dan coba untuk menyelamatkannya. Namun, Zoro menjelaskan bahwa Vivi sekarang adalah sosok yang tangguh.
Vivi Jadi Kunci Aktifkan Uranus?
Masih menjadi pertanyaan besar memang apa alasan kemudian Vivi menghilang. Namun, banyak asumsi di kalangan fans menyebutkan bahwa Pemerintah Dunia, khususnya Im, memang sengaja mengincar nyawa Vivi.
Hal ini bisa kita lihat di chapter sebelumnya, di mana Im memegang foto dari beberapa karakter seperti Luffy, Blackbeard, Shirahoshi, dan Vivi. Artinya, Vivi memang sudah sejak lama menjadi incaran Im. Kebetulan, dalam peristiwa Reverie sosok Vivi hadir dan tentunya menjadi momen bagi Im untuk melancarkan aksinya.
Setelah menghabisi nyawa Cobra, ada kemungkinan jika Pemerintah Dunia menculik Vivi atau menahannya. Apa kemudian alasan mereka melakukan hal tersebut? Bisa jadi sosok Nefertari Vivi adalah kunci bagi aktifnya Uranus.
Selama ini, Oda masih merahasiakan salah satu Senjata Kuno dalam ceritanya yaitu Uranus. Oda baru menghadirkan Pluton dan Poseidon yang tentunya membuat banyak para fans menduga seperti apa sebenarnya Uranus. Sampai kemudian di chapter 1060 kemarin kita melihat sesuatu yang mengerikan. Im nampak menggunakan kekuatan yang sangat dahsyat dan besar untuk menghancurkan sebuah pulau dalam waktu singkat.
Baca Juga: Sudah Lindungi 4.500 Jiwa, LPSK Bongkar Kunci Rehabilitasi Korban Pelanggaran HAM Masa Lalu
Banyak fans kemudian berspekulasi bahwa Im menggunakan Senjata Kuno Uranus untuk menghancurkan pulau tersebut. Dengan kata lain, benda asing yang ada di langit tersebut adalah Uranus.
Mungkin kamu penasaran mengapa kemudian Im tidak menggunakannya untuk menghancurkan tempat seperti Ohara atau Wano. Besar kemungkinan hal tersebut karena Im masih belum bisa menggunakan/mengaktifkannya.
Uranus kemungkinan membutuhkan sesuatu atau seseorang yang kemudian menjadi “kunci” untuk mengaktifkan kekuatannya. Sosok tersebut tidak lain adalah Nefertari Vivi. Spekulasi ini bisa menjadi jawaban mengapa kemudian Vivi kembali lagi di fase terakhir serinya.
Koneksi Dengan Keluarga Nefertari Selain bisa menjadi jawaban mengapa kemudian Vivi kembali muncul di fase terakhir ini, spekulasi tersebut juga mungkin bisa menjawab mengapa Im memegang foto Vivi. Bahkan, dia membawanya ke singgasananya dalam kondisi yang utuh.
Im butuh sosok Vivi. Hal ini juga diperkuat dengan fakta di mana Uranus baru kembali muncul/digunakan ketika Vivi menghilang. Keluarga Nefertari merupakan salah satu dari 20 kerajaan besar yang bergabung pada 800 tahun yang lalu dan menjadi cikal bakal Pemerintah Dunia. Namun, mereka memutuskan untuk memisahkan diri dari yang lain pasca pertempuran besar lalu.
Crocodile sempat mencari Senjata Kuno Pluton di Alabasta. Namun, ternyata faktanya Senjata Kuno itu ada di Wano. Pertanyaan besarnya kemudian bagaimana jika Senjata Kuno yang ada di Alabasta sebenarnya bukan Pluton melainkan Uranus? Dan bisa jadi, untuk mengaktifkan Senjata Kuno Uranus tersebut diperlukan garis keturunan dari pihak keluarga Nefertari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus
-
Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia