Depok.suara.com, Pasar Tradisional di Kota Depok dan Jawa Barat akan menerapkan digitalisasi, dimana pembayarannya tidak menggunakan uang tunai atau Cashless.
Demikian dikatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mengunjungi Pasar Sukatani, Tapos.
Kemudian, di dalam Pasar Sukatani, Ridwan Kamil mencoba berbelanja tempe dengan pembayaran secara QRis di sebuah lapak pasar tersebut.
Ridwan terlihat bertandang ke salah satu kios yang ada di Pasar Sukatani.
Ia bertanya terkait kenaikan harga hingga gaya berbelanja masyarakat yang sudah mulai berubah dari manual ke digital.
Ridwan juga mempraktikkan penggunaan aplikasi digital untuk membayar barang yang dibeli.
"Kami mengajak masyarakat belanja tanpa menggunakan uang tunai atau cashless," katanya.
Dia menambahkan Zaman sekarang kalau tidak digital ketinggalan zaman.
"Cuma tadi saya tanya 'Bu, oh masih ada setengahnya pakai cash'. Jadi suatu hari dalam 2-3 tahun seperti pindahnya HP jadul jaman dulu ke smartphone,"katanya.
Baca Juga: Portugal Dikandaskan Spanyol di Nations League, Fernando Santos: Sepak Bola Kadang Tak Adil
Dia menambahkan seluruh pasar rakyat di Jawa Barat dimaksimalkan untuk penerapan digitalisasi, tak terkecuali di Kota Depok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Anak Disakiti! DPR Sebut Ada Celah Mematikan di Balik Menjamurnya Daycare
-
Sinopsis Matka King, Series Kriminal Vijay Varma di Prime Video
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini
-
Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat
-
Kekerasan di Daycare Little Aresha: Mengapa Nama Seorang Hakim Ada dalam Struktur Yayasan?
-
Spesifikasi Lenovo Idea Tab Pro Gen 2: Usung Chip Snapdragon Kencang, Sasar Midrange
-
Selepas Kelam
-
Viral Taksi Green SM Serobot Jalur TransJakarta dan Lawan Arah, Tapi Ogah Minta Maaf
-
Daftar Prodi Terancam Dihapus, DPR : Hati-hati, Jangan Korbankan Masa Depan Mahasiswa!
-
Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur