Depok.suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan duka mendalam terkait ricuh di stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang. Akibat insiden pasca pertandingan Arema FC versus Persebaya Surabaya ini telah menewaskan 130 korban jiwa, termasuk dua anggota kepolisian.
Kang Emil panggilan akrabnya meminta pihak terkait untuk melakukan pembenahan usai insiden tersebut. Di antaranya mengevaluasi profesionalitas panitia penyelenggara dalam mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan.
RK, begitu dia akrab disapa, juga meminta untuk penikmat sepak bola belajar menerima saat tim kesayangannya menelan kekalahan.
Yang paling penting, menurut Ridwan Kamil, jangan memaksakan pertandingan dilakukan malam hari hanya demi mengejar rating TV.
"....Jangan selalu kejar demi rating TV dengan memaksa pertandingan selalu malam hari," tulis Ridwan Kamil melalui postingan Instagramnya.
Sebelumnya, Gus Miftah juga menyampaikan hal sama. Dia menyampaikan kesedihannya terkait insiden di Stadion Kanjuruhan Malang yang menelan ratusan nyawa melayang.
Tercatat 127 orang meninggal dunia akibat ricuh usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022).
"Innalillahi Wainnailaihi Rojiun. tidak layak nilainya satu nyawa pun melayang gara-gara sepak bola. Apa yang kita bela, sepak bola bukan agama," kata Gus Miftah seraya menangis.
"Kenapa harus kembali terjadi begitu banyak orang kehilangan nyawa hanya karena sepak bola. Untuk semua korban Alfatiha," lanjut Gus Miftah.
Baca Juga: Ratusan Penonton Tewas, Tragedi Laga Arema FC vs Persebaya Viral di China
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Analisis Taktik dan Lini Prancis vs Spanyol: Semifinal Raja Baru Eropa
-
Di DPR, Menkeu Purbaya Soroti Efisiensi APBN dan Tantangan Besar Program MBG
-
Selisih 18 Poin, Marc Marquez Siap Jadi Kontender Juara Dunia Musim Ini?
-
Ngenes! SDN Cepokosawit 2 Boyolali Hanya ada 1 Siswa Baru
-
Koalisi Perempuan Indonesia: Transisi Energi yang Adil Harus Melibatkan Perempuan Sejak Awal
-
Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui
-
Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen
-
LPSK Tolak JC Sony Sonjaya: Dianggap Pelaku Utama dan Belum Berkomitmen Kembalikan Aset Korupsi MBG
-
Dokter Spesialis Ditemukan Tewas Membiru di Semak-semak RSUD Tengku Rafian Siak
-
Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester 1: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan