/
Selasa, 04 Oktober 2022 | 22:09 WIB
Faye Simanjuntak cucu Menteri Luhut Pandjaitan (Instagram)

Depok.suara.com - Cucu Luhut Binsar Pandjaitan, Faye Simanjuntak ikut angkat bicara mengenai Tragedi Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) yang memakan banyak korban jiwa.

Faye Simanjuntak menyindir bila ada orang-orang yang menggunakan tragedi Kanjuruhan untuk kepentingan politik pribadinya. Dirinya menyindir orang-orang tersebut harusnya malu.

Pernyataan ini disampaikannya melalui laman Instagram pribadinnya @fswufu dia mengunggah video kejadian di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya itu.

"if you're using this tragedy for your politican gain, shame on you," tulis Faye Simanjuntak.

Faye Simanjuntak lantas menyampaikan rasa duka kepada keluarga yang ditinggalkan dalam tragedi Kanjuruhan.

"Turut berduka cita kepada semua keluarga korban tragedi Kanjuruhan," tulis Faye Simanjuntak.

Tragedi Kanjuruhan

Diketahui tragedi Kanjuruhan menjadi bencana nasional bahkan dunia. Karena lebih dari 100 orang dilaporkan meninggal dunia.

Diduga hal ini terjadi karena polisi yang represif menembakkan gas air mata ke arah tribun penonton stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, usai laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya, Sabtu-Ahad (1-2/20/2022).

Baca Juga: Resep Minuman Jahe Hangat yang Cocok Saat Cuaca Dingin!

Banyak korban meninggal dunia karena berdesak-desakan menahan perihnya gas air mata, sesak nafas, hingga pingsan.

Di sisi lain pintu-pintu stadion terkunci, menyebabkan Aremania yang ingin ke luar dari tribun penonton terjebak.

Mereka banyak yang terinjak-injak, hingga meninggal dunia.

Tragedi ini mendapat sorotan dunia, mulai dari pelatih, pemain, dan klub top internasional.

Media intenasional juga menyoroti kejadian ini, bahkan New York Times menggaris bawahi apa yang dilakukan polisi saat penanganan massa.

Sumber: Suara.com

Load More