/
Selasa, 04 Oktober 2022 | 22:21 WIB
Kontroversi Baim Wong (instagram/@baimwong)

Depok.suara.com - Raffi Ahmad mengaku sempat menghubungi Baim Wong setelah viral video pembuatan konten prank kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ke polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Hal ini dilakukan oleh Raffi Ahmad 
sebelum rilisnya video permintaan maaf kawannya tersebut. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Raffi Ahmad saat membawakan acara FYP di Trans7 pada Selasa (4/10/2022).

"Aku kemarin sempet nelpon. Jadi sebelum permintaan maaf dirilis kan kita meeting, pas lagi makan aku telpon (Baim)," kata Raffi Ahmad.

Ketika menelepon, Raffi Ahmad menanyakan apa sebenarnya dilakukan oleh Baim Wong dan Paula Verhoeven hingga banyak yang mengkritiknya di media sosial.

Disebutkan oleh Raffi Ahmad, Baim Wong tidak langsung menjawab kondisinya namun mengakui kesalahannya.

"Ya udah, apa pun gue yang salah. Emang gua kurang peka," ungkap Raffi Ahmad, menirukan jawaban Baim Wong.

Lalu, Baim Wong menjelaskan lebih jauh bahwa maksudnya bukan untuk melakukan hal buruk. Sebab, ia merasa sudah mengenal para personil polisi di polsek Kebayoran Lama layaknya teman sendiri.

Terlebih dahulu polisi tersebut telah membantunya dalam kasus maling motor di rumahnya.

Namun, hal yang dilupakan Baim Wong adalah bahwa mereka termasuk dalam instansi pemerintah.

Baca Juga: Berita Pilihan: Tulang Leher Lesti Kejora Bergeser, Mamat Alkatiri Dilaporkan Anggota DPR

"Gue sama sekali nggak ada niat gimana-gimana. Tapi apa pun, udah lah gua salah, ini pelajaran buat gua. Gua langsung minta maaf," kata  Raffi Ahmad masih mengulang pernyataan Baim Wong.

Satu hingga dua jam setelah menelepon Raffi Ahmad, Baim Wong mengungah video permintaan maaf di media sosialnya pada Senin (3/10/2022).

Sumber: Suara.com

Load More