Depok.suara.com - Raffi Ahmad mengaku sempat menghubungi Baim Wong setelah viral video pembuatan konten prank kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ke polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Hal ini dilakukan oleh Raffi Ahmad
sebelum rilisnya video permintaan maaf kawannya tersebut. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Raffi Ahmad saat membawakan acara FYP di Trans7 pada Selasa (4/10/2022).
"Aku kemarin sempet nelpon. Jadi sebelum permintaan maaf dirilis kan kita meeting, pas lagi makan aku telpon (Baim)," kata Raffi Ahmad.
Ketika menelepon, Raffi Ahmad menanyakan apa sebenarnya dilakukan oleh Baim Wong dan Paula Verhoeven hingga banyak yang mengkritiknya di media sosial.
Disebutkan oleh Raffi Ahmad, Baim Wong tidak langsung menjawab kondisinya namun mengakui kesalahannya.
"Ya udah, apa pun gue yang salah. Emang gua kurang peka," ungkap Raffi Ahmad, menirukan jawaban Baim Wong.
Lalu, Baim Wong menjelaskan lebih jauh bahwa maksudnya bukan untuk melakukan hal buruk. Sebab, ia merasa sudah mengenal para personil polisi di polsek Kebayoran Lama layaknya teman sendiri.
Terlebih dahulu polisi tersebut telah membantunya dalam kasus maling motor di rumahnya.
Namun, hal yang dilupakan Baim Wong adalah bahwa mereka termasuk dalam instansi pemerintah.
Baca Juga: Berita Pilihan: Tulang Leher Lesti Kejora Bergeser, Mamat Alkatiri Dilaporkan Anggota DPR
"Gue sama sekali nggak ada niat gimana-gimana. Tapi apa pun, udah lah gua salah, ini pelajaran buat gua. Gua langsung minta maaf," kata Raffi Ahmad masih mengulang pernyataan Baim Wong.
Satu hingga dua jam setelah menelepon Raffi Ahmad, Baim Wong mengungah video permintaan maaf di media sosialnya pada Senin (3/10/2022).
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cara Saya Mengubah Kesepian Menjadi Ruang Terbaik untuk Mengenal Diri
-
75 Rumah di Makassar Ludes Terbakar dalam 6 Bulan, Ternyata Ini Penyebab Utamanya
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta
-
Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli
-
IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran
-
Dipanggil Presiden ke Istana, Dirut PLN Minta Maaf soal Gangguan Kelistrikan Nasional
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam