Depok.suara.com - Politikus sayap kanan Marine Le Pen mendesak Prancis menutup lebih banyak masjid setelah negaranya menghentikan operasional 24 bangunan tempat ibadah Muslim itu dalam dua tahun terakhir.
Dalam wawancara dengan stasiun televisi BFMTV, Le Pen mengatakan bahwa Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin mestinya menutup semua masjid garis keras yang ada di negara mereka.
"Dia menutup sebuah masjid di sana-sini. Dia sesekali memecat seorang penceramah, tapi seharusnya dia menutup semua masjid ekstremis di negara kami," ujar Le Pen, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Kamis (6/10/2022).
Dalam kesempatan itu, Le Pen juga berpendapat seluruh Muslim yang memiliki "retorika radikal" harus dideportasi dari Prancis.
Le Pen melontarkan pernyataan ini setelah Prancis kembali memerintahkan penutupan masjid pada pekan lalu. Darmanin menutup sebuah masjid di wilayah Bas-Rhin usai menuding imam di tempat ibadah itu, Obernai, melakukan dakwah radikal.
Imam itu disebut mengambil sikap bermusuhan terhadap masyarakat hingga membuat pernyataan provokatif mengenai nilai-nilai republik.
Dengan penutupan di Bas-Rhin itu, Prancis sudah menutup total 24 masjid dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Rangkaian penutupan ini dilakukan setelah Presiden Emmanuel Macron memerintahkan untuk memerangi separatisme Islam.
Mendagri Gerald Darmanin pun mengambil langkah dengan menutup satu per satu masjid yang dinilai radikal di Prancis. Akibat kebijakan yang dianggap menyingkirkan Muslim ini, Prancis panen kritik dari sejumlah pihak, baik dari masyarakat global, LSM, hingga organisasi pemerhati hak asasi manusia PBB.
Baca Juga: Doa Bersama Tiap Malam Terus Digelar Warga Malang di Gate 13 Stadion Kanjuruhan
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Groundbreaking Irigasi di Luwu, Gubernur Sulsel: Mari Kawal Untuk Petani
-
ARTJOG 2026 Memanas! Kehadiran Didit Prabowo Batal Usai Diprotes Seniman
-
WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali
-
Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan
-
Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!
-
Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare
-
Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang
-
Sulteng Belum Mandiri Fiskal, 80 Persen Bergantung Pusat
-
Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan
-
Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026