/
Kamis, 27 Oktober 2022 | 18:30 WIB
Keith Wolverson diskors setelah minta pasien lepas cadar (Daily Mail)

"Oleh karena itu, pengadilan memutuskan sanksi penangguhan akan tepat dan proporsional," lanjut dia.

Wolverson mengaku membuat catatan dan komentar yang menyinggung dalam catatan pasien, tentang berbicara bahasa Inggris yang buruk. Ia menambahkan penyesalannya dan menyebut hal tersebut tidak profesional. Namun, hal tersebut dikatakan lahir dari rasa frustrasi ketika mencoba membantu orang.

"Sulit untuk membuat diagnosis ketika Anda tidak dapat memahami bahasa yang diucapkan seseorang kepada Anda. Saya tidak akan meminta orang membuka cadar lagi. Tapi, kadang saya merasa sangat sulit berkonsultasi dengan orang atau berbicara dengan mereka ketika sebagian wajah mereka tertutup," kata Wolverson.

Ia pun menjelaskan tentang pembatas atau masker yang harus ia gunakan dalam beberapa tahun terakhir, mengingat antisipasi penularan Covid-19. Saat itu, ia mengatakan harus berusaha keras memahami apa yang orang katakan kepadanya

Load More