Bersepeda juga termasuk rencana perawatan tambahan untuk yang seseorang sedang memulihkan diri dari kanker. Sebagaimana telah disinggung sebelumnya, bersepeda membantu membuat tubuh tetap ramping dan bugar.
Mengutip JNCI Cancer Spectrum Oxford University Press, Juhua Luo, dkk, dalam jurnalnya tahun 2019 mengungkapkan bersepeda bisa mengurangi risiko jenis kanker tertentu, termasuk kanker payudara.
5. Bersepeda Membantu Mencegah serta Mengelola Kondisi Medis
Olahraga merupakan kunci untuk mengelola kesehatan tubuh dan mencegah timbulnya berbagai masalah pada tubuh. Bersepeda menjadi salah satu cara untuk menghindari kemungkinan masalah kesehatan.
Bersepeda bermanfaat untuk mencegah beberapa masalah atau penyakit. Di antaranya:
- Masalah jantung, seperti serangan jantung dan stroke
- Tekanan darah tinggi
- Mengelola penyakit diabetes tipe 2.
6. Mengurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular
Hasil tinjauan tahun 2019 yang dilakukan oleh Solveig Nordengen, dkk, dalam National Library of Medicine, menunjukkan bahwa bersepeda dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.
Hubungannya bersepeda dengan kesehatan jantung yaitu bisa mengurangi masalah penyakit jantung, seperti risiko kardiovaskular. Kardiovaskular (CVD) merupakan sebutan untuk serangkaian gangguan yang menyerang jantung serta pembuluh darah.
7. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat
Efek bersepeda juga bermanfaat untuk membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Dalam sebuah review dari 300 penelitian mengungkapkan, bersepeda dalam ruangan memiliki efek positif pada kolesterol total.
Hal ini dibuktikan dalam jurnal tahun 2019 bertajuk Health Benefits of Indoor Cycling: A Systematic Review oleh Manuel Chavarrias, dkk. Bersepeda mampu meningkatkan kadar kolesterol baik high density lipoprotein (HDL), sekaligus menurunkan kadar kolesterol jahat low-density lipoprotein (LDL) dan trigliserida.
Dengan demikian, bersepeda juga berperan dalam meningkatkan kesehatan kardiovaskular serta menurunkan kemungkinan stroke dan serangan jantung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian