Depok.suara.com - Warga Papua mendatangi Kantor Wali Kota Solo untuk menemui Gibran Rakabuming Raka. Hal ini terkait dengan janji bantuan dari Presiden Jokowi kepada mereka untuk pembangunan gereja.
Diunggah dari YouTube Berita Surakarta, dua orang warga Papua ini terlihat menangis. Hingga akhirnya memohon kepada Gibran Rakabuming untuk menemui mereka.
Gibran Rakabuming Raka yang melihat lantas meminta mereka untuk menunggu di dalam ruangan. Hingga dirinya menemui orang-orang tersebut setelah acaranya selesai.
Walau bukan tanggung jawabnya, Gibran terlihat tetap merespon warga Papua tersebut. Dirinya beberapa kali mendengar keluhan dan memberikan solusi kepada mereka.
Renault Bryan Caviar, warga Papua yang menemui Gibran ini mengaku sudah datang ke Istana Negara untuk menemui Presiden Jokowi. Tetapi dari pihak staff Istana mempersulit hingga mereka tidak bisa bertemu Presiden Jokowi.
"Kami dari gereja kami datang ke Mas Gibran untuk meminta bantuan mas Gibran karena dipersulit di Istana Presiden," jelasnya.
Padahal klaim mereka Presiden Jokowi sudah menjanjikan akan memberikan bantuan untuk pembangunan gereja. Karena itulah mereka memilih mendatangi Gibran Rakabuming Raka.
"Karena itu langkah kami datang ke mas Gibran walau ini menyalahi aturan. Tetapi kami tahu mas Gibran tidak suka rakyat yang dipermainkan," tegasnya.
Baca Juga: Tepis Isu Perceraian, Putri Anne Akhirnya Unggah Video Bareng Arya Saloka dan Anak
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak