Depok.suara.com - Nama Gita Savitri atau yang lebih dikenal sebagai Gitasav, saat ini sedang menjadi perbincangan panas usai dirinya mengungkapkan jika obat awet muda alami menurutnya hidup tak memiliki anak.
Akibat dari komentarnya ini, Gitasav menjadi bulan-bulanan netizen hingga sejumlah selebtwit. Mereka tak setuju dengan pernyataannya, dan menyebut nama-nama artis yang tetap cantik dan awet muda meski punya banyak anak.
Lantas siapa sih Gitasav ini? Berikut profil dan kontroversi Gita Savitri dirangkum dari berbagai sumber khusus untuk Anda.
Profil Gita Savitri
Gita Savitri Devi lahir pada 27 Juli 1992 di Palembang, Sumatera Selatan. Dikenal dengan nama Gitasav, perempuan berusia 30 tahun ini eksis sebagai YouTuber, penyanyi, dan penulis buku.
Gita Savitri menikah dengan Paul Andreas Partohap yang juga seorang kreator konten asal Indonesia pada 2018. Setelah menikah, keduanya memutuskan untuk menetap di Jerman dan tidak memiliki anak.
Karier Gita Savitri
Gita Savitri memulai kariernya sebagai YouTuber pada 17 Desember 2009 untuk mengisi waktu luang sebelum berkuliah. Gita pindah ke Jerman pada 2010 dan berkuliah di Berlin.
Vlog pertama Gita Savitri diunggah ke kanal YouTube pribadinya pada 24 Maret 2016. Sejak itu, dia rajin membuat konten yang kebanyakan seputar pengalamannya jadi mahasiswa di Berlin
Baca Juga: Gara-gara Saat HUT PDIP Tidak Diumumkan Nama Ganjar Pranowo Jadi Capres, GP Mania Bubarkan Diri?
Selain YouTuber, Gita Savitri juga merilis beberapa buku, salah satunya Rentang Kisah (2017) tentang pengalamannya selama berkuliah di Jerman. Buku tersebut sudah difilmkan dengan Beby Tsabina dan Bio One menjadi pemeran utama.
Gita juga merambah dunia tarik suara bersama suaminya. Dengan nama Paul & Gita, mereka merilis single berjudul Seandainya yang dijadikan soundtrack film Rentang Kisah (2020).
Kontroversi Gita Savitri
Gita Savitri menuai kontroversi lantaran komentarnya tentang childfree adalah anti-aging alami mengingat dia tak akan stres mendengarkan teriakan anak kecil. Karena tidak ada tanggungan lain untuk dibiayai, dia mampu membayar perawatan seperti botox.
"Not having kids is indeed natural anti-aging. You can sleep for 8 hours every day, no stress hearing kids screaming. And when you finally got wrinkles, you have the money to pay for botox," tulis Gitasav dikutip dari komentarnya, Rabu (8/2/2023).
Ini bukan pertama kalinya ucapan Gita Savitri menuai kontroversi. Sebelumnya Gitasav dikritik karena menyayangkan keputusan FIFA dan Qatar melarang atribut LGBT selama gelaran Piala Dunia 2022 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'