Depok.suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengungkapkan kondisi pemain yang tak bisa tampil membela Timnas. Dia menjelaskan ingin mengevaluasi kebijakan Liga 1 sehingga tak bentrok dengan kepentingan Timnas.
Dilihat dari akun Twitter Fakta Bola, Erick Thohir menyatakan tak dilepasnya Ramadhan Sananta ke ajang Asian Games jadi perhatian penuh. Pasalnya Indonesia tampil tidak dengan kekuatan penuh.
“Ya memang bukan FIFA Matchday, inilah kenapa kami ingin sinergikan yang namanya kalender liga dengan kalender timnas. Saya bilang tidak polemik, jangan diadu-adu, kita cari solusi bersama-sama,'' kata Erick.
Karena itu, dirinya juga meminta agar Liga 1 bisa selesai pada bulan April 2024. Sehingga tak menganggu persiapan Timnas ke ajang Piala Asia 2023.
"Kita cari solusi bersama-sama, saya meminta kepada liga, khususnya untuk Piala Asia U-23 bulan April [2024], saya memohon liga berhenti sebentar,'' ucap Erick.
"Dan liga sudah menyanggupi, klub-klub juga sudah menyanggupi ketika Piala Asia U-23 di Qatar pemain terbaik bisa, tapi masih pusing karena memang tidak masuk kalender FIFA. Pemain-pemain yang di Eropa masih belum mendapatkan jawaban bisa bergabung atau tidak,'' ujarnya.
Berita Terkait
-
Indra Sjafri Marah Besar Timnas Indonesia Dipecundangi Taiwan: Mengecewakan!
-
Media Vietnam Soroti Kekalahan Timnas Indonesia atas Taiwan: Gempa Perdana di Asian Games
-
Indra Sjafri Gagal Ikuti Jejak Shin Tae-yong, Main Tiki-Taka Tapi Ditekuk Taiwan
-
Jokowi Sebut Bakal Bangun Traning Center PSSI di IKN yang Didanai FIFA
-
Egy Maulana Vikri Disarankan Dikunci di Hotel usai Timnas Indonesia U-24 Dihajar Taiwan, Kenapa?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'