Depok.suara.com - Walikota Solo, Gibran Rakabuming mengejar para pendemo yang datang ke rumah dinasnya. Dirinya yang melihat hal tersebut langsung mengejar para pendemo yang segera pergi ke Sriwedari.
Dilihat dari akun YouTube Berita Surakarta, para pendemo itu terlihat panik ketika dikejar oleh Gibran. Apalagi saat Gibran menanyakan maksud dari orang-orang itu mendemonya.
Pada poster itu ada beberapa kata seperti ojo dumeh hingga haram politik dinasti. Tetapi para pendemo tidak mengerti apa yang mereka protes.
"Ojo dumeh katanya mas," ucap pendemo.
"Lah kenapa? Salah ku apa?" tanya Gibran.
"Gak ngerti," jawabnya.
"Gak ngerti gimana. Kalian yang nulis," heran Gibran.
Gibran lantas bertemu dengan salah seorang kordinator lapangan. Pria itu menegaskan agar Gibran tegak lurus.
Tetapi Gibran menyatakan tak mengerti maksud dari pernyataan tersebut. Karena itu dirinya meminta orang itu datang ke rumah dinasnya.
Baca Juga: Alasan Timnas Indonesia Bisa Menang Lagi Lawan Brunei, Apakah Bisa Pesta Gol Lagi?
"Saya minta tegak lurus," ucap pria itu.
"Tegak lurus gimana? Saya gak ngerti," jelasnya.
"Kalau ada yang dikeluhkan saya ajak ke loji dulu," paparnya.
"Tidak ada keluhan. Mas Gibran top," jawabnya.
Gibran menyatakan tak melarang aksi demontrasi. Bahkan dirinya meminta agar para pendemo itu datang ke rumah dinasnya.
"Makannya ojo dumeh yang mana. Tanya ibunya," ucapnya.
Berita Terkait
-
MK Tolak Ubah Batas Usia Capres-Cawapres, Gibran: Mangkanya Jangan Menuduh-nuduh...
-
Punya Kekayaan Hingga Rp26 Miliar, Ternyata Kendaraan Gibran Rakabuming Standar Semua!
-
Peserta Aksi Topo Bisu Bingung Jawab Apa Saat Ditemui Gibran di Loji Gandrung
-
Gibran 'Nangis' Didemo soal Dinasti Politik, Jawaban Pendemonya Malah Bingung Sendiri
-
MK Tolak Gugatan Perubahan Batas Usia Capres-Cawapres, Reaksi Gibran Ramai Jadi Omongan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta