Sebentar lagi nasib Ferdy Sambo dan Kuat Maruf, terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Yosua bakal ditentukan oleh majelis hakim. Keduanya bakal menjalani sidang vonis yang akan di PN Jakarta Selatan. Namun, jadwal sidang vonis Ferdy Sambo lebih dulu satu hari ketimbang Kuat Maruf.
Dikutip dari Suara.com, Sambo bakal menjalani sidang vonis terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir J pada Senin, 13 Februari 2023 mendatang.
"Selanjutnya majelis hakim akan mengambil putusan pada tanggal 13 Februari," kata hakim di ruang sidang seperti dikutip Suara.com, Selasa (31/1/2023).
Sehari kemudian, giliran Kuat Maruf yang dijadwalkan menjalani sidang vonis dalam kasus serupa.
Hari ini, keduanya sudah menjalani sidang pembacaan duplik atas replik yang sempat dibacakan oleh jaksa penuntut umum. Kuat Maruf yang lebih dulu menjalani sidang duplik sebelum Ferdy Sambo. Sebelum menutup sidang, majelis hakim telah menetapkan jadwal sidang putusan terhadap mantan sopir keluarga Ferdy Sambo itu.
"Selanjutnya untuk putusan kami akan tunda persidangan ini sampai tanggal 14 Februari, Selasa, pembacaan putusan terdakwa Kuat Maruf," kata hakim.
Sidang vonis Sambo dan Kuat Maruf itu bakal dinanti-nanti oleh publik. Sebab, diketahui, banyak drama yang terjadi di balik kasus pembunuhan Brigadir J. Selain melibatkan istrinya, Putri Candrawathi, skenario licik yang didalangi Ferdy Sambo turut menyeret sejumlah perwira polisi yang merupakan mantan anak buah Ferdy Sambo saat dirinya masih menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.
Akibat kasus ini, karier Sambo di kepolisian yang dilakoninya berpuluh-puluh tahun berakhir tamat dengan pangkat terakhir bintang dua alias Inspektur Jenderal.
Diketahui, Ferdy Sambo dituntut seumur hidup atas kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan tidak ada satupun alasan pembenar maupun pemaaf bagi Sambo terkait kasus pembunuhan Brigadir Yosua.
Baca Juga: Video Ariel NOAH Nyanyi Sambil Nenteng Gelas Bikin Hati Warganet Aur-auran: Sopan Banget Gantengnya
Sedangkan, Kuat Maruf dituntut delapan tahun penjara atas kasus serupa. Tuntutan 8 tahun penjara yang dijatuhkan jaksa penuntut umum berdasarkan dakwaan premier Pasal 340 dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Hukuman itu lebih ringan dibandingkan dengan hukuman maksimal yang mencapai pidana mati.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Tolak Replik Jaksa, Pengacara Bripka Ricky Rizal: Tak Ada Fakta Hukum dan Hanya Asumsi
-
Siapa Itu Khadijah dan Maria? Jadi Balasan JPU 'Tampar' Pleidoi Putri Candrawathi
-
Tak Ingin Ferdy Sambo Divonis Seumur Hidup, Eks Pegawai KPK: Lebih Ringanlah!
-
Pengacara Ferdy Sambo Semprot Pedas JPU: Serampangan, Halusinasi dan Tak Profesional!
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan
-
Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita
-
Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa
-
Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur
-
Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang
-
Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer
-
Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo
-
Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel
-
Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim