Pemerintah melalui Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Kemenkop UKM) melarang adanya kegiatan impor pakaian bekas di Tanah Air. Larangan itu dikeluarkan setelah marak tren thrifting alias kegiatan mencari atau membeli barang-barang bekas untuk digunakan lagi.
Dikeluarkannya larangan impor pakaian bekas langsung digubris oleh Anggota DPR RI Adian Napitupulu. Eks aktivis 98 yang kini menjadi politisi PDIP itu pun menolak keras adanya larangan yang dikeluarkan pemerintah soal impor pakaian bekas.
Adian seperti dikutip dari Antara, Jumat (17/3) mengaku sempat membeli jas bekas di Gedebage, Bandung, Jawa Barat. Jas bekas yang dibelinya itu dipakai saat dirinya dilantik menjadi anggota DPR RI.
"Saya dilantik menjadi anggota DPR dengan jas bekas yang dibeli di Gedebage," katanya di Jakarta, Kamis kemarin.
Sebagai pencinta baju thrifting, Adian pun masih bingung di mana letak salahnya dari bisnis impor baju bekas.
"Kalau misalnya ada masalah pajak, ya, tagih pajak," katanya.
Terkait adanya larangan impor pakaian bekas, Adian menyentil balik kinerja Menteri Perdagangan serta Menteri Koperasi dan UKM.
"Yang dibutuhkan memaksimalkan peran misalnya memaksimalkan peran Menteri Perdagangan. Memaksimalkan peran menteri UMKM, peran mereka saja yang dievaluasi," tegas Sekjen PENA 98 itu.
Lebih lanjut, Adian menyarankan untuk memperkuat pembinaan UMKM jika aktivitas berbelanja pakaian bekas (thrifting) berdampak pada industri tekstil.
Baca Juga: Gandeng SiCepat Ekspres, Baznas Terus Berkomitmen Bantu Masyarakat Tertinggal
"Misalnya pakaian celana, bikin dong yang up to date. UMKM bina dong, didik dong segala macam. Sudah semaksimal apa sih mereka membina itu. Ada banyak juga kok barang-barang lain proyeksi UMKM yang tak ada kaitannya dengan impor bekas, misalnya makanan. Banyak sekali, toh tidak berkembang," katanya.
(Sumber: Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?