Baru-baru ini jagat media sosial dihebohkan dengan video seorang nenek yang disebut-sebut rutin menyetor uang dalam jumlah besar ke sebuah bank. Yang bikin tercengang, uang yang disetorkan wanita paruh baya itu diduga dari hasil mengemis di jalan.
Dalam video yang diunggah ulang akun Instagram, @pembasmi.kehaluan.reall, tampak nenek itu sendirian berada di bank dengan menenteng segepok uang. Sosok wanita itu direkam oleh seorang pria. Sang perekam video pun mengaku jika nenek yang direkamnya itu sempat ditemuinya sedang meminta-minta di jalan.
Dalam video tersebut, sang nenek berjalan pincang dan menenteng alat bantu jalan atau kruk. Pria perekam video itu pun terkejut saat melihat wanita yang berjalan pincang dengan bantuan alat bantu jalan atau kruk, membawa beberapa tumpukan uang tunai yang dipegang di sebelang tangan kirinya.
"Baru tadi pagi terlihat minta-minta di jalan. Ehh ketemu lagi ada di bank setor uang sama tukar. Kata petugas bank, nenek ini tiap hari menyetor Rp4 juta sampai Rp5 juta per hari," demikian keterangan perekam video dilihat pada Sabtu (1/4).
Sontak video nenek pengemis yang kepergok menyetor uang dalam jumlah besar itu pun menjadi perhatian warganet. Beragam komentar pun ditumpahkan para warganet menanggapi video itu. Namun, banyak warganet yang beranggapan jika para pengemis di jalanan sebenarnya bukanlah orang miskin. Bahkan, ada yang menduga jika para pengemis itu sesungguhnya lebih kaya daripada orang yang memberinya uang.
"Itu alasan gue ga mau ngasih pengemis. Kadang ada yang benar-benar butuh, ada yang kayak gini," komentar warganet.
"Udah ga pernah ngasih ke pengemis, tapi kalo ada yang jual koran/kerupuk/jajanan di lampu merah, suka beli karena minimal orang itu ada usaha untuk kerja," tulis warganet yang lain.
"Yang ngasih gaji sebulan Rp5 juta. Dia Rp5 juta sehari," tulis warganet lain, miris.
"Kalau aku si terserah. Itu urusan dia sama Allah. Yang penting niat kita ikhlas memberi. Semoga kita selalu diberi kelimpahan rezeki yang berkah. Aamiin," timpal warganet lainnya.
Baca Juga: Waktu Imsak 1 April 2023 Wilayah Palembang, Lubuklinggau, Prabumulih Dan Pagar Alam
Tag
Berita Terkait
-
Ribuan PPKS Terjaring Razia Jelang Ramadhan, Kasatpol PP DKI Klaim Jumlahnya Mulai Menurun
-
Sosok Pengemis Indonesia Dapat Rp340 Ribu Sehari Hasil Mengemis di Malaysia
-
Ngamuk Minta Gift! Nasib Sultan Akhyar Mandi Lumpur Dulu Mendadak Kaya, Kini Terlilit Utang Bank
-
Menguak Dampak Mengemis Online yang Tengah Merajalela di Media Sosial
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL