Jonathan Latumahina, ayah David Ozora menanggapi soal tuntutan 4 tahun pembinaan yang dijatuhkan oleh jaksa penuntut umum kepada Agnes Gracia alias AG, anak berkonflik dengan hukum dalam kasus penganiayaan David. Jonathan Latumahina pun mengaku kecewa tuntutan ringan yang dijatuhkan jaksa kepada AG.
Protes itu disampaikan Jonathan lewat akun Twitter pribadinya, @seeksixsuck. Dalam unggahan itu, dia mempertanyakan alasan JPU hanya menutut 4 tahun pembinaan kepada eks pacar Mario Dandy itu.
"Halo @KejaksaanRI kenapa jadi 4 tahun tuntutannya? Maksimalnya 12 tahun, pelaku anak 1/2 nya. Jika pertimbangannya soal masa depan Agnes menurut kalian masa depan david gak penting?," tulis Jonathan Latumahina dilihat pada Rabu (5/4).
Jonathan turut mengunggah obat masuk angin diduga untuk menyindir jaksa yang tak memberikan tuntutan maksimal kepada AG.
Cuitan pengurus GP Ansor itu pun ramai dikomentari warganet. Banyak warganet yang menyayangkan tuntutan ringan AG itu. Bahkan, ada yang memprediksi nantinya AG bakal dijatuhi vonis ringan dari hakim.
"Vonis hakim biasanya lebih ringan," tulis warganet.
"Semoga vonisnya 6 tahun," kata warganet lainnya.
"Makanya kok heran, maksimal bocil KW kok cuma 4 tahun!? Dimana keadilan buat David? Masa depan David ga penting ????????? Nakalnya bocil itu bolos sekolah, bukan jd provokator penganiayaan!," timpal warganet yang lain.
AG Dituntut 4 Tahun Pembinaan
Baca Juga: Koalisi Besar Dianggap Rumit oleh PKB, Gerindra: Tidak Alot, Pemikirannya Masih Sama
Sebelumnya, AG dituntut pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) selama 4 tahun oleh JPU terkait kasus penganiayaan berat kepada David Ozora.
Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Syarief Sulaeman seperti dikutip dari Suara.com, menyebut jaksa menyatakan AG bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan berat berencana.
"Terbukti bersalah melakukan tindak pidana Pasal 355 ayat 1 KUHP dengan kata lain tindak pidana penganiayaan berar dengan berencana," ujar Syarief di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (5/4/2023).
Atas hal itu, jaksa menuntut hakim menjatuhkan pidana terhadap AG dengan pembinaan selama 4 tahuh di LPKA. Selain itu, Syarief menyebut sidang akan dilanjutkan pada Kamis (6/4/2023) dengan agenda pembacaan nota pembelaan atau pleidoi.
"Kemudian terhadap yang bersangkutan itu adalah salah sstunya dituntut hukuman pidana di LPKA itu selana 4 tahun," kata Syarief.
"Terhadap tuntutan ini sidang ditunda besok pagi dengan pembelaan dari penasihat hukum," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Minta Sidang Mario Dandy dan Shane Lukas Terbuka, Ayah David Ozora: Kan Mereka Bukan Anak-Anak
-
Keluarga David Ozora Minta Jaksa Tuntut AG Pacar Mario Dandy dengan Hukuman Maksimal
-
Mario Dandy Kerap Teriak-teriak di Penjara Gegara Stres, Ayah David Bongkar Isi Sidang Agnes: Banjir Air Mata, Tersangka Saling Serang
-
Sering Teriak-Teriak di Penjara, Mario Dandy dan Shane Lukas Mulai Stres
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub