Hal yang mengejutkan datang dari Maudy Ayunda Pasalnya, aktris yang sering dijadikan sebagai idaman dari banyak orang ini justru mendapatkan berbagai komentar negatif dan kritikan dari publik, baru-baru ini.
Kritikan tersebut dimulai dari pernyataan yang diutarakannya saat ditanya mengenai hal yang bakal diubahnya semisal Maudy Ayunda menjadi Menteri Pendidikan.
“Bisa dibilang aku pasti akan mengubah satu, assessment (evaluasi pendidikan) karena assessment itu filtering through, akhirnya impacting the way that teachers teach,” jelas Maudy.
Kemudian, Maudy Ayunda melanjutkan pernyataan yang banyak tidak disetujui dan menuai kritikan.
“Kalau assessment-nya itu open ended question dan bukan multiple choice (pilihan ganda) pasti murid juga belajarnya beda,” katanya.
Pernyataan Maudy Ayunda tersebut dinilai tak tepat untuk direalisasikan ke dalam sistem pendidikan di Indonesia, terutama sekolah yang berstatus negeri.
Maudy Ayunda juga dinilai tak memahami kondisi di lapangan. Pasalnya, masyarakat menilai guru di Indonesia akan sangat kewalahan apabila sistem tersebut diterapkan, dikarenakan rata-rata guru di Indonesia harus memegang 4 sampai 6 kelas yang berisi 25 sampai 30 orang di setiap kelasnya. Belum lagi dengan gaji yang minim dan fasilitas yang tidak memadai.
Dikutip akun TikTok @dinouris, banyak netizen yang mengkritisi pernyataan Maudy Ayunda tersebut.
“Heran orang-orang yang bukan guru kok malah yang paling banyak ngatur tentang tata cara penyelenggaraan pendidikan, ngomongnya seenak jidat,” ucap salah satu netizen.
“Usulannya bagus, tapi kalau direalisasikan di sekolah negeri dengan kapasitas murid 40 anak per kelas dan guru yang kurang memadai plus gaji pas-pasan yo mumet rek,” timpal yang lain.
“Kebayang ngoreksi 17 kelas dikali 32 anak, belum lagi perangkat ngajar, dan tugas tambahan lainnya,” sahut yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal