Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun berniat melaporkan ibu kandungnya ke polisi. Alasanya MR mau mempolisikan ibu kandungnya karena tak diberikan uang sebesar Rp100 ribu untuk membeli burung.
Alih-alih laporannya ditanggapi, bocah laki-laki itu justru dinasihati oleh bapak polisi terkait anak durhaka bisa masuk neraka.
Peristiwa itu viral setelah videonya beredar di media sosial. Salah satunya diunggah akun X (Twitter) @kegblbnunfdh, Jumat (20/10).
"Salut, pak polisi pun mengedukasinya dengan lembut dan tulus," demikian keterangan akun tersebut dikutip pada Sabtu (21/10).
Berdasar narasi video itu, peristiwa anak laki-laki hendak melaporkan ibunya ke polisi terjadi di Kampung Cijeblog, Cijeblog, Desa Peuteuycondong, Cibeber, Cilegon, Banten.
Dalam video itu, Kapolsek Cibeber Kompol Aca Nana Suryadi tampak sedang menasihati bocah laki-laki itu saat hendak membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Cibeber.
Lewat nasihati bocah itu dengan menggunakan bahasa Sunda, Kompol Nana Suryadi menyampaikan jika seorang anak akan mendapatkan dosa jika berbuat durhaka kepada orang tuanya.
Video tersebut pun ramai disorot netizen hingga dibanjiri beragam komentar. Namun kebanyakan netizen tercengang melihat bocah yang hendak mempolisikan ibunya itu.
"Anak umur segini udah kepikiran kek gitu, apalagi kalo udah gede nanti?" tulis seorang netizen.
Baca Juga: Fuji Bocorkan Tipe Cowok Idaman ke Atta Halilintar, Asnawi Mangkualam Masuk Kriteria?
"Generasi anak memenjarakan orangtua," timpal yang lain disertai emoji tertawa.
Calon durhaka," sahut netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Viral! Tentara Israel Olesi Peluru Pakai Minyak Babi Agar Pejuang Hamas Tak Mati Syahid, Benarkah?
-
Mayang Curhat Dituding jadi Penyebab Ibunya Meninggal, Netizen: Mau Sedih, Tapi Gak Ada yang Mikir Begitu
-
Mencekam! Stasiun Sudirman Penuh Sesak Orang Bak Film Korea Train To Busan
-
Bikin Merinding! Balita Lihat Sesuatu saat Disuapi Ibunya di Sebuah Tempat Makan, Netizen Curiga buat Penglaris
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati