Suara.com - Produser film Mira Lesmana, menyatakan untuk film berjudul "Pendekar Tongkat Emas" yang digarapnya bersama sutradara Ifa Isfansyah menelan anggaran mencapai Rp20 miliar.
"Untuk biaya produksinya sekitar Rp 20 miliar. Untuk proses shootingnya memang dipusatkan di Pulau Sumba NTT," jelas Mira Lesmana di Makassar, Kamis (23/5/2014).
Film yang dibintangi oleh Christine Hakim, Nicholas Saputra, Reza Rahardian, Tara Basro, Eva Celia, dan Slamet Rahardjo itu, kata dia, memang menjadi salah satu film dengan biaya termahal sekaligus waktu produksi terlama setelah film Gie.
Sejauh ini, lanjut Mira, proses produksi film "Pendekar Tongkat Emas" sudah mencapai 65 persen. Dirinya juga berharap sudah bisa disaksikan pada Desember 2014.
Untuk film terbarunya ini, pihaknya mengaku melibatkan hingga 180 pemain dari Sumba. Pemain ini berasal dari salah satu perguruan di tempat tersebut.
Film ini menurut kabar akan menggunakan teknologi CGI (computer-generated imagery) yang harganya lebih mahal.
Soal berapa target penonton untuk film tersebut, dirinya berharap minimal bisa mencapai 1,7 juta penonton.
"Harusnya bisa mencapai 1,7 juta. Mudah-mudahan saja mendapat respon dari masyarakat sehingga jumlahnya bisa tercapai," ujarnya.
Film Pendekar Tongkat Emas, menurut Mira, merupakan obsesinya sejak kecil yang sangat menggemari komik silat. Pihaknya juga menggandeng musisi ternama Erwin Gutawa agar kualitas film semakin maksimal.
Film ini sendiri bercerita tentang Cempaka yang merupakan pemegang senjata dan jurus mematikan Tongkat Emas yang kekuatannya sakti.
Cempaka lalu akan mewariskan Tongkat Emas kepada salah satu muridnya. Pembunuhan dan pengkhianatan lalu terjadi. Tongkat Emas jatuh ke tangan yang salah dan tak dapat dihindari.
Satu-satunya orang yang dapat memulihkan kekacauan adalah Pendekar Tongkat Emas, bekas pasangan Cempaka, yang telah lama menghilang. Dua murid Cempaka yang tersisihkan dan terkhianati harus menemukan Pendekar Tongkat Emas sebelum terlambat. (Antara)
Berita Terkait
-
Film Crocodile Tears Angkat Keluarga Toxic: Penuh Cinta Tapi Menyekap
-
Sicario: Day of the Soldado, Perang Kartel yang Tanpa Ampun, Malam Ini di Trans TV
-
Jadi Film Terseram 2026, Salmokji Akan Tayang di Bioskop Indonesia
-
Review Film Ready or Not 2: Here I Come, Adegan Aksi dan Gore Memuaskan!
-
Film Salmokji: Whispering Water Lagi Viral, Intip Sinopsis dan Jajaran Pemainnya
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Kronologi Isu Perceraian Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian Mencuat, Berawal dari Konten TikTok
-
Suami Yulia Baltschun Akui Selingkuh, Bawa Selingkuhan ke Tempat Bulan Madu di Kyoto
-
Film Crocodile Tears Angkat Keluarga Toxic: Penuh Cinta Tapi Menyekap
-
Tamara Bleszynski Tepis Isu Tak Akur, Unggah Momen Hangat Bareng Teuku Rassya dan Istri
-
Sinopsis Microdrama Luka Sebelum Janji: Kisah Pengkhianatan Jelang Pernikahan, Tayang di VISION+
-
Sinopsis Azure Spring, Drakor Baru Sajikan Kisah Hangat Dua Penyelam di Desa Tepi Laut
-
Sicario: Day of the Soldado, Perang Kartel yang Tanpa Ampun, Malam Ini di Trans TV
-
Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah
-
Digempur Isu Cerai, Fairuz A Rafiq Akhirnya Beri Klarifikasi
-
Foto Seksi Jefri Nichol Jadi Sasaran Komentar Mesum Warganet Perempuan, Langsung Picu Kontroversi