Suara.com - Jumat (21/11/2014) Ustadz Guntur Bumi alias UGB dibebaskan dari tahanan Polres Balikpapan, Kalimantan Timur setelah penangguhan penahanannya dikabulkan. Alasan lain, karena dia berperilaku baik dan membawa pengaruh positif kepada sesama tahanan.
"Saya senang melihatnya. Misalnya saat waktu salat, ia ajak tahanan lain yang muslim untuk salat berjamaah. Mereka semua salat berjamaah," kata Kapolres Balikpapan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andi Azis Nizar, Selasa (25/11/2014).
Setiap usai salat Magrib, kata Andi, UGB memimpin zikir bersama hingga waktu salat isya tiba. Kadang-kadang dia juga memberikan tausiyah kepada sesama tahanan. Meski demikian, seluruh kegiatan ibadah tetap dilakukan di dalam sel.
"Mereka semua kan tahanan," lanjutnya.
Lelaki bernama asli Muhammad Susilo Wibowo ini dijadikan tersangka kasus pencurian perhiasan emas seberat 200 gram senilai Rp840 juta. UGB ditahan di Polres Balikpapan selama 19 hari sebelum permohonan penangguhan penahanannya dikabulkan.
"Kami kabulkan antara lain karena yang meminta penangguhan justru pelapor kasus ini sendiri," lanjutnya.
Seperti dijelaskan pengacara UGB Afrian Bondjol, penangguhan dikabulkan karena kedua pihak sudah berdamai. Selain keluarga, pelapor juga menjamin UGB tak akan kabur dari kasus ini.
Pelapor atas kasus ini adalah pasangan suami isteri Abdur Rauf Hakim dan Yusdiana. Keduanya mengadu ke Polres Balikpapan pada 2012 lampau. Selain itu, polisi juga sudah memiliki semua bukti yang diperlukan untuk menyidik kasus tersebut, sehingga tidak ada kekhawatiran yang bersangkutan menghilangkan barang bukti.
UGB ditahan di Balikpapan karena tempat kejadian peristiwa berada di sana. Saat itu, UGB melakukan pengobatan alternatif massal di rumah Hakim di Jalan MT Harjono di Balikpapan. Selesai acara Abdul Rauf dan Yusdiana sadar telah kehilangan perhiasan emas seberat 200 gram. Ketika akan meninggalkan Balikpapan, salah seorang saksi yang mengantar ke Bandara Sepinggan melihat perhiasan emas yang hilang berada di tas pinggang UGB. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere di Korea, Dapat Sambutan Hangat dari Penonton BIFAN 2026
-
26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih
-
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik
-
Wajah Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Disorot, Benarkah Jodoh Biasanya Mirip?
-
Jihan Nurrainy dan Azeezah Rahma Shakila Sabet Mahkota Indonesia's Girl 2026
-
Kmy Kmo dan Luca Sickta Gandeng Niken Salindry di Lagu 'Tinggi': Pesan Budaya yang Mendalam
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Angker Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack