Suara.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat suara prihal video klip penyanyi Tiffany Kenanga yang dihujat netizen. Klip berjudul Jangan Bersedih tersebut menuai pro dan kontra karena busana dan adegan model dianggap bertolak belakang dengan penampilan muslimah Tiffany.
"Saya memang tidak melihat rekaman video klip itu. Tapi dari deskripsi yang dijelaskan, saya sudah bisa memberikan penilaian. Ini namanya yang halal dengan yang haram. Jangan campur halal dengan haram," kata Anggota Komisi Fatwa MUI, Ali Mustafa Yaqub dihubungi Selasa (16/2/2016).
"Kalau kedua hal ini dipaksakan, yang halal akan kalah alias menjadi haram," ujarnya menambahkan.
Lebih lanjut Ali mengatakan, islam tak pernah mentolelir sesuatu yang haram bisa dibenarkan dengan alasan estetika. Seharusnya, kata dia, Tiffany sebagai seorang muslim sadar apa yang dilakukan itu melanggar norma agama.
"Kalau seperti itu, nanti orang berzina juga bisa beralasan, ini kan ada seninya kok," ucap dia.
Di dalam klip yang berada di Youtube itu, ada dua orang model yang berperan sebagai sepasang penari balet meliuk-liukan tubuh dengan pakaian yang minim.
Penari balet perempuan terlihat mengenakan celana pendek ketat dipadu tank top. Sementara penari balet laki-laki mengenakan celana pendek ketat tanpa mengenakan atasan. Busana mereka berwarna coklat kulit.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Shazam!: Ketika Kekuatan Dewa Bertemu dengan Jiwa Remaja yang Jenaka, Sahur Ini di Trans TV
-
The Legend of Tarzan: Kembalinya Sang Raja Rimba dan Isu Kolonialisme, Malam Ini di Trans TV
-
2 Kejanggalan Sikap Ayah Bocah di Sukabumi yang Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Apa Itu?
-
Pembacok Mahasiswi UIN Suska Harusnya Nonton 4 Film Ini, Motivasi Hadapi Penolakan Cinta
-
Selingkuh dan Poligami, Insanul Fahmi Kecewa Digugat Cerai Wardatina Mawa
-
Viral Takjil Gratis dengan Pesan Tuhan Yesus Sayang Kamu, Toleransi atau Ngawur?
-
Lirik Lagu Manis yang Jadi Sinyal Kelam, Detik-Detik sebelum Mahasiswi UIN Dibacok Teman Kampus
-
Sambut Ramadan 2026, Nussa dan Rarra Ajak Keluarga Indonesia Bersyukur Lewat Cerita 'Hujan'
-
Ayah Nizam Bocah yang Disiksa Ibu Tiri Diduga Terlibat: Dia Tahu, Tapi Membiarkan
-
Detik-Detik Menkeu Purbaya Kaget Dapat Gift Singa dan Paus Saat Live: Ntar Disangka Gratifikasi