Suara.com - Pangeran Charles adalah tokoh terbaru yang terlibat dalam Paradise Papers setelah muncul isu kampanye hijau, yang secara diam-diam diuntungkan oleh perkebunan pribadinya. Bocoran informasi terbaru mengungkapkan, jutaan pound dimasukkan ke dana luar negeri dari Duchy of the pangeran Cornwall.
Duchy itu membeli sebuah firma lingkungan yang terdaftar di Bermuda, milik almarhum Hugh van Cutsem sebagai sutradara. Dia adalah teman dekat dan dipercaya percaya Charles yang kembali ke zamannya di Universitas Cambridge.
Pada tahun 2007, duchy tersebut membeli saham senilai 113.500 dolar AS (Rp1,5 miliaran) di perusahaan pengelolaan hutan berkelanjutan van Cutsem. Uniknya, dilaporkan dia bersikeras agar investasi tersebut dirahasiakan.
Pada bulan Januari 2008, Charles meminta cara baru untuk mendukung hutan hujan beberapa bulan setelah membeli saham tersebut. Dikutip dari BBC oleh Metro, saham tersebut dijual setahun kemudian seharga 325.000 dolar AS (Rp4 miliaran).
Perusahaan ini didirikan pada tahun 1999 dan menjanjikan keuntungan yang menarik dari investasi di hutan tropis dan subtropis di dunia, sebelum "dilipat" pada tahun 2011.
Clarence House telah menegaskan bahwa tidak ada keuntungan pajak dan bahwa sang pangeran memilih bungkam. Mereka juga mengatakan bahwa Charles tidak memiliki keterlibatan langsung dalam keputusan investasi.
Namun, anggota parlemen Partai Buruh dan juru kampanye pajak Margaret Hodge mengatakan, hal ini harus ada transparansi yang tepat atas semua investasi yang dilakukan oleh Kadipaten Cornwall.
"Pangeran Wales tidak boleh terlibat dalam keputusan investasi dan Departemen Keuangan harus memantau investasi untuk memastikan reputasi dan integritas keluarga kerajaan kita terlindungi," katanya.
Sir Alistair Graham, mantan ketua Komite Standar dalam Kehidupan Publik, mengatakan ada konflik kepentingan antara investasi sendiri dari Duchy of Cornwall dan apa yang ingin dia capai di depan publik.
Baca Juga: Bela Rohingya, Pangeran Charles Batalkan Kunjungan ke Myanmar
"Dan saya pikir sangat disayangkan bahwa seseorang dari kepentingannya, pengaruhnya, terlibat dalam konflik serius semacam itu," ujar dia.
Paradise Paper juga mengungkap investasi lain dari duchy termasuk 1 juta poundsterling (Rp17 miliaran) dalam dana ekuitas swasta Cayman Islands, Coller International Partners IV-D.
Clarence House berkata, dalam kasus perubahan iklim, pandangannya sangat terkenal. Memang, dia telah memperingatkan ancaman pemanasan global terhadap lingkungan kita selama lebih dari 30 tahun.
"Selama periode ini, dia telah menyoroti berbagai cara yang memungkinkan untuk memperlambat atau menghentikan kerusakan yang sedang dilakukan," bebernya.
Mereka mengaku, akun mereka selalu diaudit dan dipresentasikan ke Parlemen setiap tahun, tanpa keterlibatan langsung oleh pangeran dalam keputusan investasinya. Mereka juga mendesak Charles dengan sukarela membayar pajak penghasilan atas pendapatan dari propertinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Kronologi Isu Perceraian Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian Mencuat, Berawal dari Konten TikTok
-
Suami Yulia Baltschun Akui Selingkuh, Bawa Selingkuhan ke Tempat Bulan Madu di Kyoto
-
Film Crocodile Tears Angkat Keluarga Toxic: Penuh Cinta Tapi Menyekap
-
Tamara Bleszynski Tepis Isu Tak Akur, Unggah Momen Hangat Bareng Teuku Rassya dan Istri
-
Sinopsis Microdrama Luka Sebelum Janji: Kisah Pengkhianatan Jelang Pernikahan, Tayang di VISION+
-
Sinopsis Azure Spring, Drakor Baru Sajikan Kisah Hangat Dua Penyelam di Desa Tepi Laut
-
Sicario: Day of the Soldado, Perang Kartel yang Tanpa Ampun, Malam Ini di Trans TV
-
Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah
-
Digempur Isu Cerai, Fairuz A Rafiq Akhirnya Beri Klarifikasi
-
Foto Seksi Jefri Nichol Jadi Sasaran Komentar Mesum Warganet Perempuan, Langsung Picu Kontroversi