Suara.com - Roro Fitria akhirnya diizinkan pihak pengadilan untuk menghadiri pemakaman ibundanya, Retno Winingsih, di Yogyakarta. Didampingi pihak kepolisian, kejaksaan, dan asistennya, aktris sensasional itu bertolak ke Yogyakarta, pagi tadi.
Terdakwa kasus penyalahgunaan narkotika itu pun mengusakan segala cara agar dirinya bisa menyaksikan langsung proses pemakaman. Sambil nangis tersedu, Roro Fitria memohon pada kakaknya untuk menunda prosesi tersebut.
"Tadinya (dimakamkan) jam 11.00, tapi Roro nangis-nangis sama kakaknya. Dia bilang, 'tolong tungguin saya. Aku kan kemarin enggak ikut mandiin'," ujar kuasa hukum Roro Fitria, Asgar Sjarfie saat dihubungi, Selasa (16/10/2018).
Untungnya, permohonan Roro Fitria dikabulkan pihak keluarga. Pemakaman yang semula direncanakan pukul 11.00 WIB ditunda menjadi pukul 13.00 WIB demi menunggu kehadiran putri kesayangan Retno Winingsih.
"Roro kan yang paling dekat, selalu berdua ibunya. Jadi, dikuburinnya siang habis dzuhur. Kan kami ngejar waktu. Jam 13.00 sampai langsung Sleman, ketemu, udah langsung balik (Jakarta) lagi," sambung Asgar Sjarfie.
Roro Fitria tak punya waktu lama untuk menyampaikan salam perpisahannya pada mendiang ibu. Pasalnya, pada pukul 18.00 WIB nanti, ia harus segera kembali ke Jakarta untuk mengikuti prosedur hukum yang berlaku.
Berita Terkait
-
Dapat Izin Hadiri Pemakaman Ibu, Roro Fitria Terbang ke Yogya
-
Tiga Minggu Jadi Ibu, Putri Marino Nikmati Masa Menyusui
-
Sempat Batal Hadir, Roro Fitria Minta Pemakaman Ibunda Diundur
-
Ibu Roro Fitria Meninggal, Poster Kampanye Tina Toon Dicibir
-
Kekecewaan Cut Mini Setelah Rumahnya Dikabarkan Kebakaran
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
-
Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam
-
Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara