Suara.com - Bencana alam yang menimpa Palu, Donggala, Sigi, Sulawesi Tengah masih terus menuai perhatian publik termasuk boyband asal Thailand, SBFive.
Grup yang terdiri dari Bass Suradet, Kimmon, Tee Jaruji, Tae Darvid dan Copter Panuwat itu datang ke Indonesia langsung pada Sabtu (27/10/2018) untuk menyalurkan dana bantuan bagi para korban.
SBFive yang berperan sebagai brand ambassador Tao Kae Noi, bekerjasama dengan produsen makanan ringan tersebut menyerahkan donasi kepada pihak Kitabisa.com di Mal Neo Soho, Jakarta Barat secara simbolis.
Dalam jumpa pers, Copter Panuwat mengaku sangat bersyukur bisa membantu para korban di sana.
"Pertama kali kami tahu bencana di Palu dan sekitarnya kami sangat sedih. Kami tidak tahu harus berbuat apa. Sampai akhirnya Tao Kae Noi mengajak kami berdonasi bareng. Kami langsung, oke ayo kita berdonasi," ucap Copter Panuwat sesudah acara donasi.
Kimmon juga menambahkan kalau pemberitaan soal bencana Palu sempat menjadi perbincangan hangat di Thailand.
"Saya pribadi tahu dari tayangan televisi. Di situ terus-terusan memberitan bencana ini. Makanya kita senang akhirnya bisa membantu," tutur Kimmon.
Selanjutnya, Septyana Nataya selaku perwakilan Tao Kae Noi Indonesia mengatakan SBFive berinisiatif sendiri agar dilibatkan dalam proses penggalangan dana.
Baca Juga: Akhir Tahun, SBFive Siapkan Series dan Lagu Baru
"Mereka SBFive minta biar jadi small part of donation. Makanya akhirnya mereka ikut menggalang dana juga. Mereka melelang barang mereka, ada yang melelang topi, case handphone," ujar Septyana Nataya.
"Mereka pengin mengajak fans agar berdonasi juga. Karena untuk dapatin barang lelang itu, fans harus berdonasi dulu," sambung Septyana Nataya lagi.
Setidaknya sudah terkumpul jutaan rupiah dari lima barang yang dilelang SBFive. Itu pun belum termasuk dari penggalangan dana yang diadakan sejak 22 Oktober 2018.
Sebelumnya, Tao Kae Noi sendiri sudah memberikan bantuan tahap pertama berupa uangenih dari Rp 300 juta. Pihak Tao Kae Noi dan SBFive sendiri berharap uang donasi itu dapat digunakan semaksimal mungkin oeh para korban di sana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten