Suara.com - Nikita Mirzani baru-baru ini melakukan voting melalui Instagram Story-nya. Kepada warganet, ia menanyakan siapa yang lebih didukung, janda kaya raya terhormat, atau pengacara terhebat se-Indonesia.
Dari hasil votingan, sebanyak 99 persen warganet memilih Nikita Mirzani dan sisanya yang sau persen untuk Elza Syarief.
Ditanyai perihal tersebut, Elza Syarief yang pada Selasa (3/9/2019) menyambangi Bareskrim Mabes Polri, tak kuasa menahan emosinya. Dengan nada kesal, ia keberatan dibandingkan dengan Nikita Mirzani yang dirasanya tak selevel dengannya.
"Haduh saya jangan direndahkan gitu deh, lu tahu siapa dia. Jangan buat saya marah. Kalian sedunia ini tahu siapa dia, jangan bohong lah!," kata Elza Syarief emosi, sambil mengacungkan telunjuknya ke udara.
Elza Syarief mengakui, ia juga membaca hal-hal yang diunggah Nikita Mirzani di Instagram yang dinilai merendahkannya. Namun, menurutnya, hasil voting tersebut tidak diambil dari orang berlatar pendidikan yang baik.
"Saya direndahkan diposting-postingin, saya baca. Dia 99 saya 1 persen, nggak apa-apa. Netizen segala rupa. Ada yang pengangguran, ada juga yang pintar, tetapi yang pinter itu cuma sedikit," katanya emosi.
Tak terima, pengacara 62 tahun itu kembali menegaskan tak sudi dibandingkan dengan Nikita Mirzani. Pendidikan dan latar belakang pun berbeda jauh.
"Saya jangan dibandingkan dengan perempuan itu, sekolahnya saja sudah beda," katanya menegaskan.
Baca Juga: Tiba di Bareskrim, Elza Syarief Laporkan Nikita Mirzani dan Hotman Paris
Seperti diketahui, Elza Syarief bersama beberapa pengacara sambangi Bareskrim Mabes Polri untuk melaporkan Nikita Mirzani. Hal itu merupakan buntut dari aksi Nikita ngamuk dalam acara Hotman Paris Show edisi 29 Agustus lalu.
Berita Terkait
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Akhirnya PWI Resmi Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
-
Dimediasi Dasco, PWI dan Hotman Paris Berdamai: Laporan Dugaan Penghinaan Dicabut
-
Dasco Damaikan Ketua PWI dan Hotman Paris, Laporan Polisi Dugaan Menghina Wartawan Bakal Dicabut
-
Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis